Sidoarjo, (bisnissurabaya.com) – Pelaksanaan Pilpres di Jawa Timur relatif aman. Karena itu,
Gubernur Jawa Timur/Jatim Khofifah Indar Parawansa, mengatakan, tingkat kehadiran di TPS 18 di Perumahan Pondok Mutiara Sidoarjo cukup baik. Hampir 80 persen pemilih yang terdaftar di DPT (Daftar Pemilih Tetap) menggunakan hak suaranya. Khofifah meminta kepada seluruh masyarakat ikut menjaga proses Pemilu sampai akhir. Agar Pemilu aman dan damai terwujud di Indonesia khususnya di Jatim.

“Kita jaga seluruh proses perhitungan dengan aman, damai. Jaga Jatim tetap kondusif, guyub, rukun,” pesannya.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo, H Syaiful Illah dan Wakil Bupati, Cak Nur, juga melakukan pantauannya di dua TPS yang ada di Sidoarjo. TPS pertama adalah TPS 1 Kelurahan Magersari. TPS tersebut sekaligus tempat H. Saiful Ilah dan istri memanfaatkan hak pilihnya. Kemudian sidak dilakukan di TPS 18 di Perumahan Pondok Mutiara Sidoarjo mendampingi Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, yang juga melakukan sidak TPS di beberapa wilayah di Jatim.

Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah mengatakan, Sidoarjo siap melaksanakan Pemilu serentak. Hal tersebut dibuktikan sendiri dengan sidak TPS yang dilakukan kemarin malam. Begitu pula pada pelaksanaan Pemilu 17 April hari ini. Pelaksanaannya berjalan lancar dan aman. Hal tersebut memang menjadi harapannya.
“Harapan saya amanlah, semoga Sidoarjo kondusif,” katanya.

Ia berpesan, kepada masyarakat untuk dapat berbesar hati dalam Pemilu seperti ini. Menerima siapa yang terpilih adalah sikap yang harus ditunjukkan. Bahkan dirinya meminta masyarakat untuk mendukung meski bukan pilihannya. “Siapapun yang menang harus kita dukung,” pesannya. (uko)