Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Kertas suara coblosan ukurannya besar. Pelaksanaan Pemilihan Umum/Pemilu 2019 untuk memilih pasangan Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kota/ kabupaten besarnya mirip koran. Rabu (17/4) pagi ini pesta demokrasi lima tahunan tersebut sudah mulai digelar. Para pemilih mulai tampak berdatangan ke TPS untuk melakukan pemungutan suara.

TPS 03 yang berada di Jalan Taman Ade Irma Nasution Kelurahan Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng Kota Surabaya adalah salah satu TPS yang terletak di tengah kota. Disini, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai 287 orang terdiri dari 139 pemililih laki-laki, dan 148 orang perempuan.

Sejak sebelum TPS resmi dibuka, tampak beberapa pemilih sudah hadir disana. Mereka dengan tertib menunggu waktu pelaksanaan pemungutan suara dibuka. Beberapa saat setelah menunggu, tepat pukul 07.00 WIB akhirnya proses pemungutan suarapun dimulai.

Hanjaya Sutanto, dan Mega Yuliwaty, adalah salah satu pemilih yang mencoblos di TPS 03. Saat menerima kartu suara, mereka tampak dengan seksama memperhatikan kertas suara yang besarnya menyamai koran harian di Surabaya.

“Saya baru sadar kalau kertas suara pemilu besarnya mirip koran,” kata Hanjaya kepada bisnissurabaya.com.

Di kertas suara sebesar koran tersebut, nasib pemilih dititipkan kepada calon legislatif yang berlaga di pesta demokrasi ini. Mereka berharap kedepan ada peningkatan kualitas hidup bagi warga kota baik infrastruktur maupun kehidupan sosialnya.

Sedangkan untuk kartu suara pemilihan presiden ukurannya lebih kecil, karena hanya diikuti oleh dua pasangan calon. Yaitu, Jokowi-Makruf Amin dengan nomor urut 1, dan Prabowo-Sandi dengan nomor urut 2.

“Saya ingin pembangunan yang aman dan berkesinambungan, makanya sejak pagi saya rela antri untu bisa mencoblos presiden pilihan saya,” jelas Hanjaya.

Proses pemungutan suara di tempat ini tampak lancar dan tertib karena jumlah pemilih yang datang belum banyak. Diperkirakan nanti sekitar pukul 09.00 WIB atau 10.00 WIB pemilih bakal banyak berdatangan. (nanang)