Emy Iswarini (no 2 dari kanan) saat melaksanakan tugas sebagai KPPS. (Foto/bw)

Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Tidak banyak Ketua
Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara/KPPS dipegang wanita. Salah satunya, adalah Emy Iswarini, SE. Dia menjabat Ketua KPPS
54 Kelurahan Sawunggaling Kecamatan Wonokromo Surabaya.

Rini, yang sehari-hari bekerja sebagai guru TK Tunas Harapan Jalan Karangan Surabaya ini pada saat coblosan Pilpres Rabu (17/4) ini terlihat sangat sibuk. Tumpukan surat suara yang terdiri dari lima lipatan ini tak lepas dari pengawasannya. Setiap individu yang hadir ke TPS yang menjadi tugasnya diamati dengan seksama. Kertas suara coblosan yang terdiri dari lipatan diberikan oleh petugas KPPS yang menjadi tanggung jawabnya.

“Saya jadi Ketua KPPS ini sudah tiga kali. Saya harus melaksanakan tugas negara ini meski pada level KPPS dengan penuh tanggung jawab,” kata Rini, kepada bisnissurabaya.com disela pelaksanaan coblosan di TPS wilayah kerjanya Rabu (17/4) siang.

Ibu yang memakai hijab ini mengaku sangat senang bisa menjadi bagian petugas KPPS dan berguna bagi bangsa dan negara.

“Saya merasa punya tanggung jawab besar karena menjadi salah satua Ketua KPPS,” ujarnya.

Dalam melaksanakan tugasnya, kata dia, kadang hingga larut malam demi menyelesaikan semua kekurangan, agar saat coblosan berlangsung tanpa ada kekurangan.

Meski, diakuinya tugas itu cukup berat, karena harus membagi tugas antara sebagai ibu dari anak-anaknya, guru dan Ketua KPPS. Semua dilakoninya dengan ikhlas.

“Mudah-mudahan semua berjalan lancar dan selalu sukses untuk Indonesia,” ujar ibu tiga anak yang sudah menjadi Ketua KPPS sejak 2009 ini. (bw)