Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Pemasaran apartemen menyasar kaum milineal. Karena itu, persaingan utama penjualan apartemen saat ini rumah kos mewah. Karena angsuran pembeli apartemen sekitar Rp 2 juta per bulan. Dengan demikian, penghuni rumah kos menjadi incaran property yang memasarkan apartemen, terutama di kawasan kampus.

Penegasan itu dikemukakan Direktur Utama/Dirut Tanrise Property, Belinda Natalia, kepada bisnissurabaya.com di Surabaya Senin (15/4) siang. Selain menyasar kaum milenial/mahasiswa, pemasaran apartemen juga fokus pada keluarga muda yang masih belum memiliki rumah atau mengontrak.

‘’Persaingan penjualan apartemen sangat ketat. Dan kami yakin ada 4.000 kaum milenial/mahasiswa yang ngekos. Ini jadi target kami daripada ngekos lebih baik membeli apartemen dengan cicilan Rp 2 juta per bulan,’’ katanya. Hal itu diperkuat para agen property yang banyak bergelut pada penjualan property rumah mewah termasuk apartemen. Diantaranya, Xavier Marks dan Brighton.

Belinda Natalia

Daniel Sanyoto, dari Xavier Marks, menyatakan, menjamurnya apartemen di Surabaya karena memang dibutuhkan kalangan milenial. ‘’Terus terang, kami memang membidik anak kos agar mau membeli apartemen dengan cicilan seperti bayar kos. Yakni, Rp 2 juta per bulan,’’ timpal Daniel Sanyoto, seakan memperkuat Belinda.

Karena itu, kata dia, pihaknya welcome saat Tanrise Property sejak go public 2018 lalu terus    mengembangkan properti bernilai inventasi tinggi. Sebab,  untuk memenuhi kebutuhan properti masyarakat dengan mengutamakan kualitas bangunan, konsep dan desain arsitektur yang modern.

Apartemen dengan konsep nilai investasi, sangat menarik untuk di pasarkan di Surabaya. Kyo Society adalah hunian modern di Surabaya yang pertama dan satu-satunya yang mengusung Konsep Japan Society dengan value Connect, Engage dan Alive. Di dalam Kyo Society, dapat terhubung, berinteraksi bahkan membangun komunitas dan bisnis.

Selain itu, melalui Kyo Society dapat membantu mematikan pilihan berinvestasi yang tepat dan bijak serta membesarkan peluang dan potensi mendapatkan passive income. Dilihat dari segi pangsa pasar, hunian ini membidik generasi milenial. Diantaranya, professional, pengusaha muda, investor muda dan mahasiwa. (bw)