Mojokerto, (bisnissurabaya.com) – Wajib pajak sekarang dipermudah dalam melaksanakan kewajibannya. Mereka bisa membayar secara on line dan tidak perlu antri lagi di kantor pajak. Tak terkecuali para wajib pajak yang berada di Mojokerto.

Sehubungan dengan kemudahan itu pimpinan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Mojokerto beserta tim mengadakan audiensi dengan Wakil Bupati (Wabup) setempat terkait acara penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT), di Griya Wira Bakti Praja, Selasa (5/3) lalu.

Kepala KPP Pratama Mojokerto, Ngakan Adiputra menjelaskan saat ini pelaporan keuangan bisa dilakukan dengan mudah secara online dengan e-Filing.

“Lapor pajak secara online mempermudah wajib pajak dalam menuntaskan perpajakannya dan membantu meningkatkan penerimaan pajak negara. Terkait e-Filing, kami juga terus berkoordinasi dengan Bapenda,” kata Ngakan. KPP Pratama Mojokerto tahun ini mendapat target penerimaan pajak Rp 1,7 triliun. Dan saat ini sudah tercapai 92 persen atau kurang penerimaan sekitar Rp 1,5 triliun.

Setiap wajib pajak wajib mengisi dan menyampaikan SPT tahunan tiap awal tahun berikutnya dengan batas akhir paling lambat 31 Maret. Masuk awal Maret, diharapkan seluruh wajib pajak sudah membuat bahan laporan dan isian SPT tahunan 2018.

Pemkab Mojokerto turut mendukung kelancaran pelaksanaan tugas KPP Pratama sebagai lembaga yang bertangggung jawab menghimpun pajak di daerah.

Dalam rangka memudahkan wajib pajak, Pemerintah Pusat melalui Dirjen Pajak Kementrian Keuangan, kini menyediakan sarana pengisian SPT tahunan secara online. Lapor SPT Online dapat dilakukan dengan cepat melalui jaringan internet yang proses penerimaan datanya dilakukan secara realtime. “Saya turut mengimbau wajib pajak untuk mengisi SPT tahunan secara online melalui e-Filing. Praktis, mudah, cepat, dan bisa dilakukan dimana saja,” tandas Wabup Pungkasiadi.

Secara umum, e-Filing melalui situs Direktorat Jenderal Pajak (DJP) adalah sistem pelaporan SPT menggunakan sarana internet tanpa melalui pihak lain dan tanpa biaya apapun. Dibuat oleh DJP untuk memberikan kemudahan bagi wajib pajak dalam pembuatan dan penyerahan laporan SPT secara lebih mudah, lebih cepat, dan lebih murah. Dengan e-Filing, wajib pajak tidak perlu lagi menunggu antrian panjang di lokasi drop box maupun KPP.

Keuntungan lain adalah mengurangi kesalahan input, seperti yang kerap terjadi menggunakan sistem manual. Melalui pengiriman sistem ini, kesalahan data tidak ada karena rumus-rumus penghitungan akan langsung keluar.

Manfaat lain yang tidak kalah penting adalah mengurangi penggunaan kertas atau paperless. Namun, data tetap bisa disimpan secara elektronik.

Selain itu, juga memberikan keamanan dari sisi penyampaian data karena master file langsung masuk ke DJP. (sam)