Sidoarjo, (bisnissurabaya.com) – Suara emak-emak diyakini sangat berpengaruh dalam Pemilihan Umum/Pemilu. Karena itu, pengurus Partai Emak-emak Pendukung Prabowo-Sandi’ (Pepes) Dapil Sidoarjo II, mengumpulkan 500 emak-emak wilayah Candi, Tanggulangin, Porong dan Jabon. Mereka menyatakan tekadnya memenangkan pasangan Capres-Cawapres Prabowo-Sandi pada pemilu April mendatang.

Pengurus Pepes Sidoarjo Dapil II, Hj Mimik Idayani, menyatakan, hal itu saat bertemu dengan Wulan Ketua Pepes Nasional, serta Indra Cahya Uno Kakak kandung Cawapres Sandiaga Uno, Kamis (14/3) kemarin. Ketua Pepes Nasional Wulan, mengajak emak-emak, untuk merapatkan terus membulatkan tekad dan merapatkan barisan, memenangkan pasangan Prabowo-Sandi khususnya di Kabupaten Sidoarjo.

“Kita butuh perubahan untuk mensejahterakan emak-emak yang masih kesulitan dalam hal ekonomi. Karenanya, mari kita satukan tekad memenangkan Prabowo-Sandi pada Pemilu 2019 ini,” pinta Wulan bersemangat. Kakak kandung Cawapres Sandiaga Uno, Indra Cahya Uno, yang hadir dipertemuan ini, mengakui suara emak-emak di Jawa Timur/Jatim cukup dominan.

Indra, menyebut, jika bergerak bersama komponen perempuan yang lain, bisa mendongkrak perolehan suara Prabowo-Sandi di Jatim khususnya di Sidoarjo. “Suara emak-emak ini bisa mempengaruhi perolehan suara pada Pemilu 2019. Saya berharap suara emak-emak ini akan bisa memenangkan Prabowo-Sandi di Sidoarjo, hingga 55 persen,” harap Uno.

Ketua Badan Pemenangan Daerah Kabupaten Sidoarjo/H Rahmat Muhajirin, menambahkan, pasangan Prabowo-Sandi, optimis suara emak-emak yang tergabung dalam Pepes di Sidoarjo akan maksimal. Badan pemenangan sendiri, secara masif mengajak elemen pendukung Prabowo-Sandi termasuk elemen emak-emak ini, untuk terus solid mendulang suara bagi pasangan Prabowo-Sandi.

“Kita optimis melalui Pepes ini, perolehan suara Prabowo-Sandi di Pemilu 2019 jauh lebih besar dari perolehan suara di Pemilu 2014 lalu,” terang Rahmat. Pada bagian lain, H Rahmat Muhajirin dan istrinya Hj Mimik Idayana, memberangkatkan dua Hafidz Al Qur’an dari Kabupaten Jombang yang sudah lama ingin ke tanah suci Mekkah.

Dua Hafidz masing – masing Atit Maskum Hidayat dan Iskak Latif (disabilitas), dijadwalkan akan berangkat umroh melalui Travel Diva Jombang. “Kebetulan ada kabar dua Hafidz yang ingin berangkat umroh lama tapi belum terlaksana. Bismillah kita berangkatkan, semoga menjadi berkah dan ibadah,” kata Mimik Idayana.

Sementara dua Hafidz Qur’an yang siap berangkat umroh ini saat ditemui di kediaman Rahmat Muhajirin, terlihat sumringah dan tak henti mengucapkan syukur. (uko)