Jakarta, (bisnissurabaya.com) – Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi kewajiban. Apalagi yang belum terlayani untuk mengembangkan usaha dan memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui penyediaan pinjaman usaha. Untuk mencapai tujuan ini, Modalku menyediakan layanan Peer-to-Peer (P2P) lending dimana UMKM peminjam dipertemukan dengan pemberi pinjaman secara digital.

‘’Pemberi pinjaman Modalku merupakan individu serta institusi. Dengan turut mendanai pinjaman UMKM, mereka mendapatkan alternatif investasi dengan tingkat return yang menarik, bisa mencapai 20 persen per tahun,’’ kata Head of Micro Business Modalku, Sigit Aryo Tejo, Kamis (14/3) siang. Hingga saat ini, Modalku telah mencairkan total pinjaman usaha lebih dari Rp 2,8 triliun bagi UMKM Indonesia.

Seperti investasi manapun, risiko tidak dapat sepenuhnya dihilangkan. Risiko bagi pemberi pinjaman terkait alternatif investasi Modalku adalah default atau UMKM yang mengalami gagal bayar pinjaman. Modalku menerapkan prinsip responsible lending, dimana ada evaluasi ketat untuk menilai kemampuan finansial setiap UMKM untuk melunasi pinjamannya.

Pinjaman usaha, kata dia, hanya disalurkan bagi bisnis UMKM yang layak dan berpotensi. Dengan prinsip responsible lending, Modalku dapat mempertahankan tingkat default sebesar 0,8 persen, angka yang termasuk dibawah rata-rata industri keuangan. “Agar dapat menyediakan pinjaman bagi pelaku UMKM yang sebelumnya belum terlayani, Modalku menggunakan penilaian kredit berbasis teknologi untuk melakukan evaluasi terhadap keadaan finansial. Kami hanya mencairkan pinjaman bagi UMKM yang layak dan mampu melunasi pendanaan. Dukungan modal usaha yang diberikan harus dilakukan secara sehat agar memberikan hasil yang positif bagi semua pihak,” ujar Sigit.

“Tujuan dari prinsip responsible lending bukan untuk membatasi jumlah UMKM yang didukung. Tetapi bagaimanapun juga, Modalku memiliki tanggung jawab tak hanya bagi UMKM peminjam, tetapi juga bagi pemberi pinjaman yang telah mendanai pinjaman modal usaha. Dengan hanya memberikan pinjaman usaha bagi bisnis UMKM yang layak, Modalku menyalurkan pendanaan secara bertanggung jawab, sebab UMKM berpotensi adalah segmen yang menggerakkan perekonomian negara,” tambahnya. (bw)