Kominfo Gandeng XL Kembangkan Wahana Belajar Digital

10
(Ki-ka )Staff Ahli Kementrian Kelautan dan Perikanan Aryo Hanggono, Insipiring Sister & Founder Seasoldier Nadine Chandrawinata, Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo Rosarita Niken Widiastuti bersama dengan Direktur Teknologi XL Axiata Yessie D. Yosetya meresmikan wahana belajar digital “Pojok Pintar Sisternet” di Jakarta, Senin (4/3). Foto/ist

Jakarta, (bisnissurabaya.com) – Perempuan Indonesia mendapat perhatian. Hal itu dimaksudkan mendorong agar lebih melek teknologi digital. Karena itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) menginisiasi wahana belajar “Pojok Pintar Sisternet”. Wahana itu dirancang sebagai  ‘rumah singgah’ bagi kaum hawa untuk belajar, berbagi, dan memperluas wawasan mengenai berbagai isu pemberdayaan wanita dan peluang sosial ekonomi dengan memanfaatkan teknologi digital.

Sekretaris Jenderal/Sekjen Kementerian Kominfo Rosarita Niken Widiastuti, menyatakan, teknologi harus dimanfaatkan perempuan untuk lebih berdaya dan mengembangkan potensi diri. “Mulai dari mengonsumsi informasi yang berkualitas hingga dimanfaatkan untuk menambah penghasilan guna meningkatkan ekonomi. Saya mengapresiasi ekosistem telekomunikasi yang bisa mengambil peran dalam memberdayakan perempuan dalam memanfaatkan teknologi secara bijak dan bermanfaat,” kata Niken Widiastuti, saat meresmikan wahana edukasi ini di Jakarta, Senin (4/3).

Ia berharap, agar perempuan lebih melek digital. Apalagi saat banyak informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya dalam bentuk hoaks atau berita bohong. “Melalui Pojok Pintar kita bisa saling belajar memilih dan memilah informasi. Sekaligus mencegah penyebaran hoaks dan berita bohong. Belajar untuk saring sebelum sharing dengan menjadi perempuan yang cerdas dan melek teknologi digital,” harapnya.

Direktur Teknologi XL Axiata Yessie D. Yosetya, mengatakan, era digital membuka kesempatan luas bagi siapa saja untuk meningkatkan kemampuan dengan memberdayakan potensi diri. “Termasuk bagi semua perempuan Indonesia. Apalagi  dengan keberadaan jaringan data yang semakin meluas hingga ke pelosok-pelosok daerah, tidak ada alasan lagi bagi perempuan pedesaan untuk tidak menjadi setara secara akses ke sumber-sumber edukasi dan memperbesar peluang ekonomi,” ungkapnya.

Menurut dia, wahana belajar digital menjadi wujud nyata ekosistem komunikasi dan informatika dalam mengakselerasi kemajuan sosial dan ekonomi masyarakat dengan teknologi digital. “Pojok Pintar merupakan bagian dari upaya kami untuk mendorong kaum perempuan Indonesia untuk semakin maju secara sosial dan ekonomi,” jelasnya. (bw)