Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Ada 4,5 juta pecandu narkoba yang belum terjamah. Dari jumlah itu, 30-40 persen adalah generasi muda. Data tersebut berdasarkan informasi dari Badan Narkotika Nasional/BNN. Karena berbahaya pengaruh narkoba, Badan Eksekutif Mahasiswa/BEM Keluarga Mahasiswa/KM FK Unair, mengadakan acara Lari pagi dengan konsep fun run yang mengusung tema “Drug Abuse: Alternating Euphoria” dalam rangkaian ‘Dekan Cup FK Unair’ yang akan dilaksanakan Minggu (17/3) mendatang.

Penegasan itu dikemukakan Ketua Pelaksana Dekan Cup FK UNAIR 2019, Ihsan Fachry Arba, di kampus FK Unair Senin (4/3) kemarin. Ia menyatakan, dengan tema ini, pelari tidak hanya mengikuti kegiataan lari marathon, tetapi diajak untuk mengetahui dampak dari penyalahgunaan narkoba di pos-pos yang sudah ditentukan.

Menurut dia, pada setiap pos akan menunjukkan para talent man atau seseorang yang memperagakan langkah-langkah keadaan seseorang jika terkena penyalahgunaan narkoba. Dab bagaimana bisa menghindari kecanduan obat tersebut. ‘’Tidak hanya itu, para pelari dimeriahkan acaranya dengan bubuk warna-warni untuk meningkatkan euforia dari AIRUN,’’ kata Ihsan, kepada bisnissurabaya.com.

Lari sejauh 6 km, yang menghidupkan akhir pekan warga Surabaya dibuka dengan sambutan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, dan perwakilan dari Rektorat Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Ratusan peserta lari, datang dari kalangan pelajar SMP dan SMA, komunitas lari, mahasiswa, dokter, sivitas akademika FK Unair, dan masyarakat Surabaya yang menggemari olahraga lari.

Opening Ceremony AIRUN akan dimulai dengan pemotongan pita oleh Prof. Dr. Soetojo dr., Sp. U(K) selaku Dekan FK UNAIR sebagai simbolis pembukaan Dekan Cup 2019 dengan tagline-nya “Alternating Euphoria!”. Lari kali ini mengajak masyarakat menempuh rute dengan starting point di Kampus A Universitas Airlangga, kearah Kampus B, Grand City Mall, Balai Kota Surabaya, dan finishing point kembali ke Kampus A.

Ia menjelaskan, kegiatan yang diadakan BEM KM FK UNAIR ini tidak hanya mengajak masyarakat untuk belajar tentang tema yang ada. Tetapi juga menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta lari maupun masyarakat sekitar. ‘’Panitia telah melakukan kerja sama dengan beberapa departemen dari RSUD Dr Soetomo dan Laboratorium Klinik Prodia.

Adapun jenis pemeriksaan kesehatannya termasuk spirometri, rapid tes untuk gula darah, kolestrol, dan asam urat, serta pemeriksaan kesehatan lainnya. Bekerja sama dengan prodi Batra untuk melakukan pemijatan gratis. (bw)