Ribuan Rumah di Sidoarjo Tersambung Jaringan Gas

8

Sidoarjo, (bisnissurabaya.com) – Sebanyak 7.093 sambungan rumah (SR) jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga (jargas) di Sidoarjo diresmikan Menteri ESDM Ignasius Jonan, Jum’at, (1/3).
Selanjutnya, 196 paket konverter kit (konkit) BBM ke LPG untuk nelayan kecil desa Tambak Cemandi juga diserahkan.

Jargas di Sidoarjo dibangun menggunakan dana APBN 2018. Pasokan gas berasal dari Lapindo Brantas Ltd sebesar 0,4 mmscfd. Jargas dibangun di tujuh desa. Yang, Desa Banjar Panji, Banjar Asri, Penatarsewu, Sentul, Kalisampurno, Kedensari dan Boro.

Menurut Jonan, pemerintah memanfaatkan dana APBN untuk pembangunan jargas bagi rumah sederhana, rusun sederhana dan daerah-daerah yang telah tersedia pasokan gasnya, seperti di Sidoarjo.

Ini merupakan kali kelima jargas dibangun di Kabupaten Sidoarjo. Jargas pertama kali dibangun 2010 sebanyak 4.061 SR. Selanjutnya 2.457 di tahun 2011. Tahun berikutnya 2012 sebanyak 2.230 SR, dan 2014 sebanyak 1.702 dan terakhir 2018 mencapai 7.093. Total jargas yang dibangun di Kabupaten Sidoarjo sebanyak 17.543 SR.

Kementerian ESDM juga memasang Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU – TS) sebanyak 600 titik.
Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah, mengusulkan kepada Menteri ESDM Ignasius Jonan, agar jumlah pemasangan jargas diperbanyak. Menurut Saiful Ilah, jumlah rumah tangga di Kabupaten Sidoarjo mencapai 500.000.

“Saat ini yang terpasang jargas masih 17.000-an, masih kurang banyak. Kalau bisa Pak Menteri bisa menambah lagi sambungan jargasnya, mengingat Sidoarjo ini kandungan minyak dan gas nya tinggi. Saya, karena tempat pengeborannya di wilayah Sidoarjo kuota jargasnya ditambah,” kata Saiful Ilah.

Bupati Saiful Ilah, mengucapkan terima kasih kepada Kementerian ESDM, dengan dibantunya pemasangan jargas warga tidak lagi menggunakan LPG, termasuk para nelayan yang mendapat bantuan konkit, mereka bisa menghemat pengeluaran sampai 50 persen. (ttk)