Sidoarjo, (bisnissurabaya.com) – Momen Tahunan Lomba Ikan Bandeng kawak (besar) akhirnya dimenangkan petani tambak (petambak) asal Kecamatan, Jabon Sidoarjo, Sutriman.

Ikan dengan berat 6,72 kg yang mempunyai panjang 88 cm tersebut mengalahkan tiga peserta lainnya. Hal itu, terlihat saat dilakukan timbang Bandeng Kawak 2019 dalam rangka Hari Jadi Sidoarjo 2019 di Dinas Perikanan Sidoarjo, Kamis (28/2) siang.

Wakil Bupati Sidoarjo H Nur Ahmad Saifuddin, menjadi juri utama saat proses timbang bandeng kawak.

“Kegiatan timbang bandeng kawak merupakan kegiatan tahunan yang harus dilestarikan. Dan ini dalam rangka memperingati Hari Jadi Sidoarjo 2019. Nanti malam empat peserta yang ikut timbang bandeng kawak ini, akan dilelang di Alun-alun Sidoarjo,” ungkap Wakil Bupati Sidoarjo H Nur Ahmad Saifuddin, didampingi Kadis Perikanan, H M Sholeh dan Sekretaris Dinas Perikanan Pemkab Sidoarjo H Bahruni Aryawan saat proses timbang ikan bandeng kawak.

Wabub Sidoarjo yang akrab disapa Cak Nur, memaparkan jika hasil dari pelelangan bandeng kawak, hasilnya akan dibuat untuk kegiatan ibadah dan kegiatan sosial di Kabupaten Sidoarjo.
“Hasil lelang bandeng kawak nanti malam, akan digunakan untuk misi sosial. Tujuan kegiatan lelang bandeng ini untuk memotivasi pembudidaya bandeng kawak mengingat potensi budidaya perikanan di Kabupaten Sidoarjo sangat besar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Pemkab Sidoarjo, M Soleh menambahkan, jika dipilihnya empat bandeng sebagai peserta lelang bandeng kawak tradisional 2019 telah melalui survei.

Empat bandeng tersebut telah memenuhi syarat sesuai dengan kreteria yang ditetapkan panitia.

“Bandeng Sidoarjo memiliki ciri-ciri khas bibir merah dan tidak berbau tanah,” terangnya. (ttk)