Bambang Simarno : 2019, Target Nasabah Priority Banking 20 Persen

33

Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Saat ini, ada 2.000 jenis reksadana yang ada di Indonesia. Masing-masing bank menawarkan reksadana yang menarik untuk menarik nasabah. Demikian juga dengan Standart Chartered Bank/SCB juga mengajukan tiga hal terkait penawaran yang menarik untuk reksadana online. Yakni, performance, people dan proses.

‘’Saya yakin, dua layanan nasabah Priority Banking dalam melakukan investasi yang ditawarkan SCB dapat menggaet nasabah baru sebanyak-banyaknya,’’ kata Managing Director & Head Wealth Managemen SCB, Bambang Simarno, kepada bisnissurabaya.com di Surabaya Selasa (19/2) siang.

Menurut dia, dua layanan tersebut adalah online Mutual Funds dan SmartGoals diyakini dapat membantu nasabah Priority Banking SCB dalam melakukan transaksi reksadana secara online melalui SC Mobile atau iBanking. Seperti diketahui, SC Mobile dan iBanking adalah dua layanan digital yang otomatis akan dimiliki setiap nasabah SCB.

Dengan layanan online Mutual Funds, kata dia, nasabah priority banking bank akan dimudahkan dalam melakukan transaksi reksadana. Seperti pembelian, pengalihan dan pencairan secara online. Sedangkan SmartGoals merupakan layanan yang pertamakali ada di Indonesia yang menggabungkan perencanaan financial sederhana dengan strategi alokasi investasi yang disesuaikan kemampuan keuangan dan profil investasi masing-masing nasabah SCB.

‘’SmartGoals memudahkan nasabah priority banking untuk berinvestasi secara rutin dan juga tetap dapat mengikuti perkembangan nilai investasinya secara online,’’ ujarnya. Untuk melengkapi pelayanan kami kepada nasabah priority banking dalam hal proteksi, SCB bekerjasama dengan Allianz akan meluncurkan produk Asuransi perjalanan NewTravelPro. Produk ini memberikan perlindungan 24 jam untuk perjalanan bisnis dan liburan para nasabah ke seluruh dunia.

‘’Seminar WoW merupakan salah satu cerminan komitmen kami untuk selalu memberikan nilai tambah terhadap produk dan layanan yang selama ini kami berikan kepada nasabah priority banking,’’ katanya. Kedua layanan baru ini, kata dia, sebagai bentuk komitmen kami untuk senantiasa berinovasi dalam memudahkan nasabah kami melakukan transaksi dan mengatur kebutuhan financial mereka. Melalui peluncuran dua layanan baru ini, kami menargetkan pertumbuhan jumlah nasabah priority banking sebesar 15-20 persen hingga akhir tahun ini. (bw)