(kiri) Rishabh Gupta - Country Head OYO Hotels Indonesia (kanan) Michael Ariel - Head of Business Development OYO Hotels Surabaya. (Foto/ist)

Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Jaringan hotel berbasis teknologi dengan pertumbuhan tercepat di dunia, beroperasi di surabaya. Pembukaan layanan di kota Pahlawan ini merupakan bagian dari target OYO Hotels untuk memperluas iaringan ke lebih 100 kota di Indonesia hingga akhir 2019. OYO Hotels menawarkan pengalaman menginap yang terstandarisasi dengan ragam pilihan kamar dan harga yang terjangkau.

Sebagai kota terbesar kedua di lndonesia dengan jumlah populasi lebih dari 3 juta jiwa, Surabaya menjadi kota komersial dan tujuan bisnis kedua di Indonesia, setelah Jakarta. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya mencatat adanya peningkatan wisatawan yang berkunjung ke Surabaya dari tahun ke tahun. Selama 2018, Surabaya dikunjungi 29 juta orang, yang didominasi wisatawan domestik sebanyak 60-70 persen.

Tingginya jumlah kunjungan wisatawan ke Surabaya ini berdampak pada tingginya permintaan kamar hotel yang tak hanya dlrasakan hotel kelas atas dan menengah, tetapi juga segmen hotel budget lokal. Untuk memaksimalkan peluang pasar yang disebabkan tingginya permintaan wisatawan. Hotel budget lokal kerap menghadapi berbagai tantangan terutama standarisasi fasilitas, kualitas pelayanan, ragam pliihan kelas hotel dan kamar, dan strategi pemasaran untuk bersaing dengan hotel-hotel besar.

OYO Hotels memainkan perannya dalam membantu hotel budget lokal untuk mengatasi tantangan tersebut. Membantu melakukan transformasi layanan dan pelatihan staff untuk menghadirkan pengalaman menginap berkualitas bagi tamu. Ketika memesan layanan OYO Hotels, para tamu mendapatkan jaminan akan fasilltas dan layanan terstandarisasi di seluruh jaringan OYO Hotels.

“Setiap properti di jaringan 0Y0 Hotels dilengkapi beberapa fitur utama. Seperti pendingin udara, televisi, tempat tidur yang bersih, Wi-Fl gratis, perlengkapan mandi, dan kamar mandi yang higienis. Selain menawarkan fasilitas berkelas, prioritas kami adalah memberikan penginapan berkualitas dengan harga terjangkau. Para tamu bisa dengan mudah mendapatkan layanan melalui saluran online maupun offline, termasuk aplikasl 0Y0, website, atau call center,“ kata Country Head 0Y0 lndonesia, Rishabh Gupta, kepada bisnissurabaya.com, Selasa (22/1) siang. Ia menyatakan, Surabaya menyandang predikat sebagai saIah satu kota bisnis di Indonesia. Pertumbuhan ekonomi Surabaya pun semakin berkualitas dan bergerak maju menjadi pusat ekonomi Indonesia bagian timur. Sektor pariwisata, investasi dan properti, termasuk perhotelan, menjadi sektor yang turut menunjang pertumbuhan ekonomi kota ini. “Di Surabaya sendiri, kami memiliki 27 hotel, dengan 900 kamar eksklusif serta 40 OYO preneurs dan hotel kami telah mendapat respon yang sangat positif dari wisatawan. Mereka memiliki akses ke penggunaan teknologi OYO. Pihaknya fokus melatih staf hotel untuk mengidentifikasi kesenjangan layanan. Ia berharap dapat mereplikasi kinerja ini di Surabaya dalam beberapa bulan mendatang dan menjadikannya Kota OYO !” tambah Rishabh.

Secara nasional, OYO telah mengalami pertumbuhan bisnis sebesar Iima kali lipat. Sejak beroperasi di Indonesia pada Oktober 2018, OYO memilikl lebih dari 150 hotel di 16 kota dan rata-rata para mitra hotel OYO mengalaml peningkatan okupansi kamar sebesar 80 persen jika dlbandingkan sebelum bergabung dengan jaringan OYO Hotels. Melalui teknologi dan kemampuan mentransformasi serta menjalankan bisnis perhotelan, OYO Hotels juga sukses menambah 70 hotel dalam jaringannya setiap bulan. “Kami juga menerima tanggapan luar biasa. Berdasarkan data, 70 persen hotel kami mendapat rating delapan Ice diberbagai platform pemesanan hotel,” jelas Rlshabh. (irwanda/stv)