Hari Adji Soetomo : Penjualan Realestate Bergairah kembali 

297

(bisnissurabaya.com) – Jumlah penduduk di Surabaya terus bertambah. Kemajuan pembangunan dan infrastruktur di Ibukota Jawa Timur/Jatim ini mempercepat laju roda perekonomian. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk berlomba-lomba mencari peruntungan serta tinggal disana. Berhubung mahalnya harga rumah di kota Pahlawan sangat mahal, maka para pekerja migran tersebut, mau tidak mau menyewa atau mencari rumah di daerah pinggiran kota.

Selain membeli rumah di pinggiran, masyarakat juga mulai melirik kota-kota penyangga di sekitar Surabaya seperti Sidoarjo, Gresik, dan Bangkalan. Sehingga daerah yang tadinya jarang dihuni dan hanya dipergunakan sebagai lahan pertanian sekarang banyak berubah menjadi perumahan. Tanpa disadari, hal ini memicu spekulan tanah  untuk berinvestasi tanah properti.

Daerah sekitar Lingkar Timur Sidoarjo, saat ini banyak berdiri perumahan–perumahan. Antara lain, Pesona Permata Gading, Citraloka Residence, Citra Fajar Golf, Surya Residence, Citra Alam, dan lain lain. Keberadaan real estate ini mendongkrak harga tanah yang sebelumnya murah menjadi lebih mahal.

“Harga tanah di kawasan ini dulu sangat murah sekali. Saat itu, saya beli untuk persiapan pembangunan real estate. Dan ternyata naluri bisnis saya benar, harga tanah disini meningkat dan menghasilkan keuntungan yang lumayan,” kata Owner PT Graha Bangun Persada Emas Mulia, Hari Adji Soetomo, kepada Bisnis Surabaya pekan lalu.

Dengan dibangunnya jalan tol yang menghubungkan Pelabuhan Merak Cilegon di Banten sampai Banyuwangi Jatim, maka perekonomian di sekitar daerah ruas jalan tol menggeliat begitu cepat. Banyak fasilitas dibangun disana. Mulai perumahan, pertokoan, pusat hiburan, SPBU, dan lain-lain.

Walau perekonomian Sidoarjo pernah tersendat bertahun-tahun karena adanya bencana lumpur Lapindo,  namun sekarang sudah kembali pulih. Hampir setiap hari terjadi transaksi pembelian rumah di Sidoarjo. Baik secara tunai maupun kredit melalui lembaga perbankan.

“Faktor jalan tol yang sudah tersambung, membuat pembangunan realestate di Sidoarjo kembali hidup,” jelas Hari Adji, yang juga mantan anggota DPRD Jawa Timur ini. Sebagai pengusaha, Hari Adji dan juga pengembang perumahan lainnya berharap agar ada kebijakan pemerintah untuk mempermudah proses kredit perumahan bagi masyarakat melalui bank- bank pemerintah. Sehingga penjualan real estate bergairah kembali. (nanang)