Tuban, (bisnissurabaya.com) – Kabupaten Tuban memiliki wahana wisata alam eksotik penuh sejarah. Masyarakat sekitar mengenalnya dengan nama Pantai boom. Pantai yang rindang dipenuhi pepohonan itu berada di pusat kota, tepatnya di sisi utara alun-alun Tuban.

Pantai Boom merupakan saksi bisu sejarah kebesaran era Kerajaan Majapahit. Sebagai bekas pelabuhan dagang, pantai di pesisir utara pulau Jawa ini selalu menjadi tempat sandar kapal-kapal pedagang bangsa Cina dan Arab.

Pantai Boom merupakan saksi bisu sejarah kebesaran era Kerajaan Majapahit. Sebagai bekas pelabuhan dagang, pantai di pesisir utara pulau Jawa ini selalu menjadi tempat sandar kapal-kapal pedagang bangsa Cina dan Arab.

Namun seiring perkembangan zaman, pelabuhan kuno ini berubah fungsi, hingga akhirnya dirombak menjadi lokasi wisata. Di bawah pengelolaan pemerintah daerah, Pantai Boom dibenahi dengan menambahkan fasilitas rekreasi.

Kini, pantai boom menjadi salah satu tujuan wisata di wilayah pantura. Banyak fasilitas bermain anak yang membuat pengunjung betah berlama-lama. Seperti komedi putar, kereta anak, ayunan, hingga sepeda keliling pantai sambil menikmati angin laut di bawah sejuknya pohon cemara laut.

Pada musim libur panjang seperti ini, Pantai Boom ramai dikunjungi wisatawan. Tak hanya lokal Tuban, wisatawan juga banyak datang dari berbagai kota di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Mereka rata-rata datang bersama keluarga.

Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati indahnya pantai dipadu dengan deburan ombak dan perahu-perahu nelayan yang berjejer di tepi pantai. Dan yang paling diburu pengunjung adalah ber-swa foto dengan background senja atau sunset.

Untuk masuk Pantai Boom, pengunjung hanya dikenakan tiket masuk Rp 1.500/orang. Namun pada januari 2019 mendatamg, tarif dikabarkan akan naik. (sumali/stv)