Tuban, (bisnissurabaya.com) – Surutnya air laut sepanjang hari menjadi berkahtersendiri bagi masyarakat PesisirUtara Tuban. Warga mendapat penghasilan tambahan dengan berburukerang yang bersembunyi dalam pasir pantai. Hanya berbekal alat untuk menggali pasir pantai,perburuan kerang dilakukan secara sederhana.

Pemandangan berbeda terlihat di sepanjang Pantai Utara wilayah Kecamatan Jenu KabupatenTuban. Sejak beberapa hari terakhir, warga beramai-ramaiberburu kerang jenis kepek yang banyak hidup di Kawasan Pantai. Perburuan kerang berukuran kecil ini tidakterlalu sulit. Wargahanya membekali diri dengan alat untuk menggali pasir, serta ember sebagaiwadah hasil buruan. Takhanya wanita, perburuan kerang juga diikuti pria dewasa.

Salah seorang pencari kerang, Hadi, mengatakan, kerang banyak ditemukan di bawah pasir pantai, terutama saat air laut surut pada musim seperti sekarang ini. Warga hanya perlu menggali pasir pantai sedalam antara 5 cm hingga 30 cm. Sebab, kerang ini memiliki kebiasaan bersembunyi di dalam pasir pantai.

Dalam sehari, warga mampu mengumpulkan dua hingga lima kilogram kerang. Selanjutnya, kerang tanpa cangkang laku dijual sekitar Rp 40.000 – Rp Rp 50.000 per kilogram bergantung ukurannya. Kerang kepek ini kemudian dapat diolah menjadi makanan lezat berprotein tinggi. Rasanya sangat enak sehingga memiliki banyak penggemar, sehingga harganya cukup mahal. (sumali/stv)