(foto/nanang)

Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Program hotel untuk lingkungan Kalimantan. Hutan di Pulau Borneo ini berfungsi sebagai paru-paru dunia. Baik pemerintah maupun swasta melakukan berbagai kegiatan konservasi untuk mempertahankan keberadaan fungsi hutan tersebut.

Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) yaitu organisasi yang mempunyai misi pelestarian daratan dan perairan yang menjadi sandaran kehidupan, bekerjasama dengan Hotel Artotel menggelar #ARTOTELHOPE2018 UNTUK KONSERVASI HUTAN KALIMANTAN#

Kegiatan yang digelar dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru ini, dilaksanakan di seluruh jaringan Hotel Artotel dan diisi dengan pameran lukisan karya seniman Andang Iskandar, dan Bayu Widodo. Sebelumnya  kedua seniman tersebut, juga berkesempatan mengunjungi Desa Merabu di Kabupaten Berau Kalimantan Timur selama 5 hari untuk melihat dari dekat kehidupan masyarakat disana.

“Selain pameran lukisan, mulai 1 – 31 Desember tamu hotel diajak berpartisipasi untuk menuliskan harapan mereka tentang hutan dalam selembar daun kertas yang ditempel pada Wall of Hope dinding harapan bergambar pohon meranggas, dengan harapan supaya pohon kembali rindang,” kata Marketing Comunnication Manager Artotel Surabaya, Mei Andriani, kepada Bisnis Surabaya (30/11) lalu.

Artotel Project Series juga melakukan penggalangan dana untuk konservasi hutan dengan cara menyisihkan Rp 10.000 dari transaksi kamar, penjualan paket kartu pos bergambar keindahan hutan Kalimantan seharga Rp 10.000. “Selain itu, hasil penjualan lukisan dan karya foto, seluruhnya disumbangkan untuk kepentingan konservasi,” jelas perempuan energik ini.

Terlihat banyak tamu yang memanfaatkan moment yang berlangsung di lobby hotel tersebut dengan  menuliskan harapan mereka tentang kondisi hutan Kalimantan yang diinginkan. Hotel Artotel Surabaya bersama Artotel Jakarta, Semarang, dan Lombok merupakan jaringan hotel yang berada dibawah managemen Artotel Group. (nanang)