Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Siapa tak kenal Drs Bambang Dwi Hartono, MPd yang akrab disapa Bamvang DH? Mantan Walikota Surabaya dua periode ini sangat populer di masyarakat Surabaya.

Berbagai gebrakan semasa menjabat walikota, mulai dari program Satu Jiwa Satu Pohon (Saji Sapo), Pedistrian di jalur utama, pembangunan Gelora Bung Karno dan Rumah Sakit Bhakti Dharma Husada di kawasan Surabaya Barat, serta berbagai program lainnya membuat mantan Walikota dari PDI Perjuangan ini memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.

Sebagian warga peserta reses. (Foto/nanang)

Walau masyarakat tahu bahwa Bambang DH, pernah menjabat sebagai Walikota Surabaya, namun tidak banyak yang tahu bahwa suami Dyah Katarina itu, kini menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur/Jatim.

Bertepatan dengan acara reses yang bertujuan menyapa konstituen di daerah pemilihan. Bambang DH, yang juga anggota Komisi A Bidang Pemerintahan ini, kembali hadir dibeberapa tempat di Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo. Diantaranya, di RW VIII Kedondong Lor Kelurahan Embong Kaliasin Kecamatan Genteng Surabaya.

“Setelah saya melakukan dialog dengan warga disini, saya tahu apa yang menjadi kebutuhan mereka,” kata anggota DPRD Jatim Bambang DH, kepada Bisnis Surabaya kemarin (19/11) lalu.

Sambutan Ketua Ranting, Embong Kaliasin. (Foto/nanang)

Warga Embong Kaliasin minta kepada Pemerintah Provinsi Jatim dan Pemerintah Kota Surabaya melalui Bambang DH, beberapa program. Diantaranya, perantingan pohon, pengadaan alat pemadam api ringan, ambulance, kemudahan pengurusan BPJS dan, akses pasar permodalan untuk Karang Taruna.

Bambang DH, yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemenangan Pemilu, pada kesempatan tersebut kembali mengingatkan masyarakat tentang pentingnya kesadaran dan perubahan perilaku terhadap lingkungan.

“Saat menjabat walikota, saya mengajak keliling ketua RW di sepanjang Urip Sumoharjo, Basuki Rahmad, Embong Malang untuk melihat langsung penyebab banjir di Embong Malang,” kata Alumni Lemhanas ini.

Setelah dilakukan pengecekan, disana ditemukan saluran setinggi orang dewasa peninggalan Belanda yang keberadaannya tersumbat oleh sampah dan lemak gajih sapi setebal kurang lebih 50 cm di langit selokan.

Sedangkan untuk aspirasi buruknya pelayanan BPJS terutama rumah sakit rujukan yang jauh dari rumah pasien, Bambang DH, akan menyampaikan kembali hal tersebut kepada Gubernur Jatim Soekarwo, yang merupakan mitranya di pemerintahan.

Saat warga yang hadir mendengar bahwa Bambang DH, dicalonkan partainya menjadi calon anggota DPR RI mewakili Surabaya dan Sidoarjo, mereka bersama-sama membacakan doa Surah Al Fatiqah supaya diberi kelancaran menuju Senayan.

Harapan mereka jelas agar punya wakil di DPR RI asli arek Surabaya, yang dikenal dan mengenal mereka secara langsung. Sehingga mereka dapat mengakses langsung ke wakilnya bila memiliki masalah di masyarakat.

“Saya bersama Pak Taru dan Pak Ghoni akan selalu mengawal kepentingan masyarakat di semua tingkatan,” tambah Arek Simo Margerejo ini.

Reses yang diselenggarakan 15 November lalu itu dihadiri sekitar 150 orang terdiri dari perwakilan RT dan RW se lingkungan Kelurahan Embong Kaliasin, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), Pengurus PKK, Ketua dan seluruh Pengurus PDI Perjuangan se-Kelurahan Embong Kaliasin, calon anggota DPRD Surabaya Taru Sasmito, dan Ghoni Muchlas Niam. (nanang)