Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI) meluncurkan program kemitraan antara pemerintah Australia dengan pemerintah Indonesia untuk peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

Secara resmi meluncurkan “Program Kemitraan dan Hibah” di mana sejumlah LSM dan organisasi pendidikan di Indonesia telah terpilih menjadi mitra. Acara peluncuran ini akan dilaksanakan INOVASI bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI pada acara seminar “Kemitraan untuk Pembelajaran II” di Hotel JW Marriott Surabaya.

INOVASI berupaya untuk menemukan dan memahami cara-cara untuk meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah-sekolah yang ada di berbagai kabupaten di Indonesia, terutama dalam hal pembelajaran literasi dan numerasi.

INOVASI pun menjalin kerja sama dengan Kementerian Agama RI di mana program-program rintisan di beberapa daerah dilaksanakan pula di Madrasah Ibtidaiyah (MI), tidak hanya di Sekolah Dasar (SD). Implementasi program dilakukan di empat provinsi mitra INOVASI, yaitu provinsi Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, dan Jawa Timur.

Mark Heyward Direktur Program INOVASI mengatakan dipilihnya beragam ke 17 lembaga mitra trsebut melalui proses selektif yang ketat, dari 340 lebih proposal dari pengajuan lembaga & Lembaga Swadaya Masyarakat.

Karena program rintisan (pilot) yang saat ini dilakasanakan oleh INOVASI kemitraan baru menjadi upaya untuk turut meningkatan hasil belajar siswa dalam bidang literasi dan numerasi di provinsi-provinsi mitra INOVASI yakni Jawa Timur, Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Barat,” katanya.

Menurutnya, mutu pendidikan dijenjang pendidikan dasar pada akhirnya berkontribusi meningkatkan mutu sumber daya manusia indonesia dan masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa.

Direktur Progran INOVASI Mark Hayward, Duta Besar Australia untuk Indonesia Sarah Ayu dan Moch Abduh, PhD saat gelar jumpa Pers di Hotel JW Marriot Surabaya, Rabu (07/11).

“Kemitraan baru ini akan membantu memperluas kegiatan INOVASI di kabupaten mitranya akan berkontribusi dalam menghasilkan bukti-bukti dsn pendekatan yang efektif meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa SD/MI,” ujar Mark Heyward dalam jumpa persnya di Hotel JW Marriot Surabaya, Rabu (07/11).

Ditambahkan Mark Heyward, program rintisan yang dilakukan melalui kemitraan ini juga menjadi bentuk upaya dari pihaknya dalam memperluas jangkauan program agar semakin banyak bekerja dengan orang tua, masyarakat dan pelaku pendidikan setempat.

Sementara Sarah Ayu Perwakilan Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia, mengatakan Australia dan indonesia selama ini sdh terjalin sejak lama dibidang pendidikan.

Oleh karenanya dengan program kemitraan baru INOVASI yang sudah diterapkan di Australia itu. Karena pentingnya kemitraan baru ini dan juga peluncuran resmi dari kemitraan tersebut” Melalui kerja sama dengan berbagai organisasi pendidikan di daerah, INOVASI akan memperkuat upaya peningkatan mutu pembelajaran di kelas,” ujarnya.

Dengan visi besar ini tentunya dirinya berharap untuk meningkatkan mutu pendidikan lewat peluncuran program kemitraan dan hibah INOVASI ini.

Moch Abduh, PhD kementerian pendidikan & Kebudayaan mengapresiasikan kerjasama ini adalah buah bentuk kolaborasi yang sdh dipertimbangkan sebelumnya dengan efek peningkatan mutu pendidikan pada siswa untuk menciptakan inovatif dan keatif dengan banyak pengayaan tingkat kesatuan pembelajaran.

” Kami menyamakan perspektif yang sama soal literasi. Sebab, kami meyadari bahwa tidak ada kesamaan antar provinsi soal pendidikan. Untuk itu, INOVASI ini dirasa cukup kompeten sebagai literasi peningkatan mutu pendidikan di indonesia saat ini,” jelas ia.

Pihaknya juga mengapresiasi INOVASI ini untuk dapat diterapkan sebagai peningkatan mutu pendidikan. Karena banyak hal positif yang dipetik dari kerja sama dgn kemendibud dgn INOVASI ini. Di Jawa Timur ini pratek ini sudah berjalan. Dan praktek baik ini sdh diimplementasikan dalam pendidikan.

Karena Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) selama ini kurang mendukung sebagai inovasi mutu pendidikan. Sebab itu,  literasi ini sangat penting bagi inovasi pendidikan saat ini.(ton)