Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Sebuah Lembaga independen non profit bidang pendidikan, Nuffic Neso, mengajak calon mahasiswa dan peneliti di tanah air melakukan riset di Belanda. Kesempatan ini ditawarkan melalui program beasiswa kuliah untuk jenjang strata magister (S2) hingga Doktoral (S3) dengan pembeayaan penuh yang berasal dari kerja sama antara Pemerintah Belanda-Indonesia.

Pada tahun akademik 2017-2018 lebih dari 112.000 mahasiswa internasional menempuh pendidikan di 2 ribu 100 program studi internasional yang tersedia di berbagai institusi perguruan tinggi di Belanda. Untuk Indonesia tiap tahun setidaknya 500 pelajar  berangkat ke Belanda, guna manempuh pendidikan. Direktur Nuffic Neso Indonesia, Peter Van Tuijl, mengatakan kualitas pendidikan di Belanda sudah merata dan diakui dunia, sehingga tidak di ragukan lagi.

Ia jelaskan, sistem pengajaran dalam program studi internasional di Belanda, sepenuhnya dilaksanakan dalam Bahasa Inggris, sebab lebih dari 90 persen masyarakat Belanda mampu berbahasa Inggris. Terdapat empat bidang diprioritaskan yakni perdagangan internasiona, keuangan dan ekonomi (seperti transportasi, logistik dan infrastuktur), keamanan dan penegakan hukum, serta agro pangan dan holtikultura. Dari beberapa pengunjung yang mayoritas siswa, mereka berminat untuk melanjutkan studi ke Belanda dengan jalur beasiswa.  Untuk mendapatkan beasiswa di Belanda, pihak Nuffic Neso menyampaikan ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi para calon mahasiswa. Selain kelengkapan administrasi, juga diwajibkan terlebih dulu diterima sebagai mahasiswa di salah satu universitas di Belanda, dengan nilai International English Language Testing System (IELTS) minimal 650.

Pada 2018 ini Nuffic Neso kembali membuka pendaftaran pengajuan beasiswa pada Januari 2019, dan dari beberapa calon mahasiswa sangat antusias untuk bisa mengikuti program yang diberikan. Salah satunya Okky dan SalsA,  siswa kelas 12 SMA dari Surabaya, yang berminat untuk melanjutkan pendidikan di Belanda, sesuai arahan sang guru BK. Dirinya mengatakan bahwa jurusan hukum yang nantinya akan diambil ketika dirinya kuliah di Belanda.

Terdapat banyak program beasiswa yang memungkinkan calon mahasiswa asal Indonesia studi di Belanda, diantaranya StuNed, Orange Knowledge Program, Orange Tulip dan Holland Scholarship dan lainya. Bahkan pemerintah Indonesia juga turut menyediakan program beasiswa lain, seperti LPDP dan beasiswa MORA. (timothy/bayu/stv)