Arie Lestari : Jadi MC dari Hobi

60

Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Master of Ceremony (MC), profesi ini dibutuhkan setiap ada acara. Misalnya, Arie Lestari, wanita ini tak hanya menjadi ibu rumah tangga tetapi juga bekerja sebagai MC. Tak hanya berkarir, perempuan berparas ayu ini juga memilih dunia entertainment yang dapat menyalurkan hobinya tersebut.

Berawal dari keinginan menjadi presenter, perempuan kelahiran Bogor ini sering menjadi pembawa acara saat masa kecilnya. Dimulai dari acara ulang tahun di sekolah nya, ia mulai menunjukkan bakat nya dalam berbicara dan menuntun sebuah acara.

Saat jadi MC di Lotte Mart. (Foto/ist)

Semasa masih sekolah, ibu muda yang masih berusia 36 tahun ini juga sering mengikuti segala perlombaan. Tak jarang cewek yang masih terlihat cantik ini selalu menjadi juara di kota tempat ia tinggal. Banyak penghargaan dan piala yang didapat dari perjuangannya menunjukkan bakat yang dimiliki.

Saat sekolah dasar (SD), Arie tinggal di Bogor. Tetapi, saat Sekolah Menengah Pertama (SMP) harus pindah ke Tulungagung mengikuti dinas ayahnya yang mengharuskan sekeluarga pindah ke Jawa Timur/Jatim. Walau hidup di kota kecil seperti itu, bungsu dari tiga bersaudara ini tak pernah berhenti mewujudkan mimpinya.

Jadi MC Gala Dinner di Surabaya North Quay. (Foto/ist)

Saat kuliah, tak hanya menjadi mahasiswi di Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang dia juga menjadi penyiar radio di kota dingin itu. Juga tak jarang menjadi MC pada setiap acara yang diadakan di kampus nya, atau di tempat lain. Tak hanya menjadi pembawa acara, Arie, ketika gadis ini berambut panjang uga aktif di band sejak masa sekolah menengah atas (SMA).

Memulai milih kerja di dunia entertainment pada 2008. Tak hanya bekerja di kantor, namun juga menyanyi di acara pernikahan, gathering, reuni dan masih banyak lagi. Menjadi MC pada setiap acara opening, reuni, serah terima jabatan (Sertijab) dan lainnya. Bahkan disebuah acara bersama pejabat seperti bupati, dan walikota Surabaya sudah hal biasa.

Baginya, menjadi wanita karir adalah sebuah kebanggaan. Menjadi perempuan berprestasi adalah kebahagiaan baginya. Tak hanya sebagai ibu rumah tangga yang hanya mengurus anaknya, tetapi juga mendidik anak-anaknya menjadi orang yang berguna bagi banyak orang. Dan tak pernah malu untuk menunjukkan setiap bakat yang dimiliki. (amel)