Ini dia, Minuman Rumput Laut Khas Dolly

51

Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Dolly telah berubah. Dulu nama Gang Dolly, dikenal sebagai tempat prostitusi terbesar se-Asia Tenggara, kini menjadi kampung mural dan pusat produk usaha kecil menengah/UKM. Warga Putat Jaya eks lokalisasi salah satunya melakukan usaha dengan mengolah rumput laut menjadi minuman olahan berbagai macam rasa.

Hingga akhirnya terbentuk kelompok Inovasi Kampung Mandiri (INOKAM) yang mampu menghasilkan 300 botol minuman olahan rumput laut per hari. Hasil penjualan minuman diakui warga untuk menambah penghasilan warga kampung yang dulunya bekerja sebagai penjaga wisma, mucikari wisma maupun rumah musik.

Kampung Orumy. (Foto/fara)

Sebelumnya, warga Putat tak memiliki keahlian untuk membuat sebuah olahan yang menghasilkan uang. Pertengahan tahun lalu, warga diberi workshop oleh mahasiswa membuat olahan minuman berbahan dasar rumput laut.  “Kami sebelumnya tak memiliki keahlian. Tetapi, berkat arahan Camat Sawahan, Yunus, yang memberikan solusi dengan memanggil mahasiswa untuk mengajari mengolah minuman berbahan dasar rumput laut, akhirnya kami bias bangkit,” kata Hariani, pembuat minuman olahan rumput laut kepada bisnissurabaya.com Minggu (28/10) kemarin.

Proses produksi olahan ini cukup mudah karena melibatkan warga kampung. Setiap ada pesanan atau kegiatan di Surabaya, ia selalu membuat stok minuman dengan dua adonan resep. Adapun, tahap pengolahan awal, rumput laut siap olah yang telah disuplay dari Manukan, dicuci bersih. Kemudian, direndam dan dicuci lagi. Setelah itu, ditimbang dan diblender.

Proses selanjutnya barulah direbus sampai mendidih dengan dua liter air. Kemudian, dimasukkan gula dan diaduk dicampur dengan benzoat atau pengawet serta diberi garam sedikit. Setelah mendidih, diangkat dan dikasih gula cair atau fruktus. Setelah proses selesai, dan dingin barulah dikasih rasa serta dikemas.

“Tak ada kesusahan untuk proses pembuatannya. Mungkin kita kesusahan mencari botolnya karena botol yang kita punya ini unik dan beda. Serta penjualan yang masih terbatas karena kita masih belum punya sertifikat halal,” tambahnya. Dengan harga Rp 10.000 per botol pembeli bisa memilih minuman orumy atau minuman berbahan dasar rumput laut ini dengan beragam rasa. Seperti Leci, Strawberry, Lemon dan Green Tea. (fara)