Ini Kisah Perias Super Sabar, Layani Pelanggan Rewel dan Cerewet

498

Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Kiprah perias cantik. Nana Triayu, benar-benar seorang profesional dibidangnya. Perias ayu kelahiran Surabaya, 18 April 1982 ini rela melakukan apapun untuk memenuhi keinginan pelanggannya.

Awalnya, perempuan berparas ayu ini temasuk perempuan yang minder, karena dia termasuk kurang pintar dalam urusan pelajaran sekolahnya di SMK Wijaya Putra. Kemudian dia ditawari kursus oleh orang tuanya, dan dia memilih kursus kecantikan di Bekasi.

Nana (kiri). (Foto/ist)

Rupanya di dunia kecantikan ini Nana, menemukan passion dan bakatnya. Hal itu terlihat, ketima belum lulus kursus, dia ditarik bekerja di Salon Saga. Karena sudah tidak kuat bolak-balik Bekasi-Surabaya, dia memutuskan untuk kembali ke kota kelahirannya itu.

“Di Surabaya saya diterima jadi make up assistance di Salon Carissa. Tapi karena salon ini tutup, akhirnya saya memutuskan untuk freelance,” kata Owner Salon Hap, Nana Triayu, kepada bisnissurabaya.com Sabtu (19/10) kemarin.

Seiring dengan perkembangan waktu, pelanggan Nana, makin hari makin banyak dan terdiri dari berbagai latar belakang. Ada presenter lokal TV swasta seperti MNC, RCTI, Metro TV, dan Kompas TV. Ada pelawak Cak Lontong, istri vokalis Ada Band, artis Tsania Marwah, Mariya istri Komandan AU di Juanda, dan politisi Golkar Adies Kadir Mappong.

Sebagai seorang yang menjunjung tinggi profesionalitas, Istri Hendro Murwanto, ini selalu memenuhi order pelanggannya. Tak peduli tempatnya jauh dan waktunya tengah malam sekalipun.

“Saya pernah mendapat order merias prewedding di Pantai Ubur-Ubur Malang Selatan, dan perahu kami hampir terbalik karena diterjang ombak besar,” jelas Arek Suroboyo ini.

Satu hal yang selalu diingat oleh perempuan cantik paruh baya ini, adalah saat tahun 2009, dia diminta untuk merias jenazah seorang perempuan di rumah persemayaman Adi Jasa. Saat itu, sudah dia deal dengan keluarga untuk beaya rias sebesar Rp 50 juta. Tetapi, akhirnya order itu dibatalkan karena jenazah mendadak harus dibawa keluar negeri.

Nana, dikenal sebagai seorang perias yang super sabar. Karena itu dia sering diminta untuk melayani pelanggan yang rewel dan cerewet. “Saya selalu mencoba untuk menjadi pendengar yang baik untuk pelanggan saya,” tambah Nana.

Kedepan Nana ingin lebih mengembangkan salon Hap miliknya, supaya lebih maju dan modern seiring perkembangan zaman supaya bisa memenuhi keinginan pelanggannya. Terutama anak muda generasi milenial. (nanang)