Gresik, (bisnissurabaya.com) – Jaminan dalam melakukan aktivitas pekerjaan perlu diperhatikan. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Gresik mesosialisasikan program kepesertaan kepada sejumlah organisasi. Salahsatunya dengan Persatuan Wartawan Gresik/PWI Gresik.

Sosialisasi ini dirasa penting mengingat profesi wartawan yang rentan akan kecelakaan kerja.
Kepala Bidang Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Gresik, Darmawan Basuki, menjelaskan, media merupakan salah satu unsur yang cukup penting untuk mempublikasikan sebuah keberhasilan pembangunan daerah. Namun, pihaknya menilai banyak pekerja media belum terlindungi jaminan sosial. “Padahal pekerjaan yang dilakukan cukup beresiko. Karena itu, kami perlu mensosialisasikan pentingnya manfaat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” kata Darmawan Basuki, di depan anggota PWI Gresik, Senin (15/10) lalu.

Ia mencontohkan, salah satu resiko yang mengancam para awak media adalah kecelakaan di jalan. Ini tidak lepas dari aktivitas wartawan yang harus hunting berita setiap harinya. Dia berharap sinergitas antara BPJS Ketenagerjaan Gresik dengan PWI Kabupaten Gresik bisa diikuti asosiasi media di wilayah lain.

“Iuran yang harus dibayar hanya Rp 109.000 pertahun, namun manfaat yang diperoleh sangat besar,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Gresik, M. Sholahuddin, menyambut gembira rencana kerjasama PWI Gresik dan BPJS Ketenagakerjaan Gresik. Dia juga tidak menampik bahwa pekerjaan wartawan merupakan salah satu pekerjaan yang rentan dan penuh resiko.

“Di Gresik masih banyak wartawan yang belum terkover jaminan sosial. Sehingga kami menyambut baik tawaran dari BPJS Ketenagakerjaan Gresik. Selain itu, kami juga tertarik untuk mengikuti program jaminan pensiun BPJS agar kelak setelah tidak lagi bekerja teman-teman wartawan tetap memiliki penghasilan,” tuturnya. (sam)