Mengenal Transportasi di Museum Angkut Batu

88

Malang, (bisnissurabaya.com) – Museum Angkut. Wisata pertama se-Asia Tenggara yang mengusung thema alat transportasi. Letaknya, di Jalan Terusan Sultan Atas, Kota Batu, Malang, Jawa Timur/Jatim. Seperti namanya, museum yang dibuka pada 9 Maret 2014 ini, menyimpan koleksi beragam kendaraan. Mulai dari yang tradisional hingga modern.

Menariknya, bukan didominasi transportasi dari Indonesia saja, melainkan Negara asing lainnya. Tak hanya itu, Museum Angkut memiliki landmark (ikon negara) yang memproduksi kendaraan tersebut. Misalnya, Italia, Perancis, Jerman, Amerika, Inggris, serta lainnya. Karena itu, pengunjung dapat merasa seolah-olah berada di luar negeri.

Wisatawan sedang berada di Zona Pecinan, Museum Angkut Batu. (Foto/fara)

Museum Angkut dibagi menjadi berbagai zona. Seperti, Zona Gangster & Broadway, Hollywood, Jepang, Uni-Eropa, Sunda Kelapa, Batavia, Istana Backingham, Las Vegas, D’topeng Kingdom, dan Pasar Apung yang menjadi pusat oleh-oleh.

“Saya gemar kemari, karena aku dapat mengenal dan mempelajari lebih dekat beragam transportasi di Indonesia dan seluruh dunia,” kata Dani, pengunjung Museum Angkut kepada bisnissurabaya.com Senin (8/10) kemarin.

Museum Angkut Batu ini dibuka mulai pukul 12.00 WIB s/d 20.00 WIB, dengan Harga Tiket Masuk/HTM Rp 70.000 (weekday) dan Rp 80.000 (weekend). Karena daya tariknya, museum angkut juga memberi tiket tambahan bagi yang membawa kamera digital sebesar Rp 30.000. (fara)