Lamongan, (bisnissurabaya.com) – Hening, tenang dan teduh. Tiga kata ini yang dapat mendefinisikan sebuah masjid yang terletak di Desa Kemantren Paciran Lamongan. Masjid ini diberi nama Al Abror yang mempunyai luas 3.400 meter.

Letak masjid ini tak jauh dari Makam Sunan Drajad. Sekitar tujuh km jaraknya. Tempatnya masuk gang yang dari jalan raya sudah ada Makam Syekh Maulana Ishaq. Syekh Maulana Ishaq, ayah dari Sunan Giri yang juga saudara dari Sunan Malik Ibrahim. Sunan ini diutus Syekh Jumadil Kubro di Samudra Pasai dan akhirnya mereka terpisah.

Gadis manis ini sedang mejeng di pinggir pantai. (Foto/nisa)

Masjid ini memiliki bangunan yang sangat megah. Apalagi diimbangi dengan pemandangan yang indah. Disampingnya terdapat pantai yang hijau, ombak yang tenang dan perahu nelayan yang bersandar. Di malam hari suasananya lebih menyenangkan. Mengapa?  Karena bisa rilek sambil menikmati udara yang dingin dan suara ombak yang bergemuruh.

“Pembangunan Masjid Al Abror ini menghabiskan dana sebanyak Rp 11 miliar yang diperoleh dari iuran warga sekitar kemantren,” kata takmir Masjid Al-abror, yang tak mau namanya disebutkan ini kepada bisnissurabaya.com di Lamongan Minggu (7/10) kemarin. Dengan beaya sebanyak itu tak mustahil jika masjid ini dibangun semegah ini dengan pemandangan yang indah.

Tempat ini selalu ramai pengunjung baik dari dalam maupun luar kota. Bukan hanya untuk beribadah melainkan juga untuk beristirahat setelah perjalanan jauh. Biasanya, pengunjung sebelum datang ke masjid lebih dahulu ke Makam Maulana Ishaq, untuk berziarah.

Banyak sekali remaja yang datang ke masjid untuk melakukan sholat. Sebab lokasinya  dekat dengan Pantai Maldives. Karena di tempat ini terdapat banyak sport foto yang bagus. Sehingga tak heran banyak wisatawan lokal dan mancanegara yang datang ke rumah ibadah ini untuk beribadah sekaligus liburan. (nisa)