Yuuukk……, Ziarah ke Makam Bungkul

121

Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Makam Ki Ageng Bungkul. Sebuah tempat bersejarah yang terletak di Taman Bungkul, Darmo, Wonokromo Surabaya. Tempat yang menceritakan perjalanan Ki Supa, nama lain Ki Ageng sebelum memeluk Islam. Saat muslim dia berganti nama menjadi Ki Ageng Mahmudin. Ia diperkirakan hidup dimasa Sunan Ampel pada 1400-1481.

Konon, Mbah Bungkul dulu bernama Empu Sepa, tokoh masyarakat di masa Kerajaan Majapahit. Tokoh ini punya andil dalam penyebaran agama Islam di tanah Jawa, khususnya sekitaran Surabaya. Mbah Bungkul masuk Islam setelah bertemu dengan Sunan Ampel di Ampel Denta.

Suasana di Makam Bungkul. (Foto/amel)

Tempat ini selalu ramai dikunjungi peziarah. Terutama menjelang ramadhan. Tak hanya dari Surabaya, orang-orang yang datang ke kuburan banyak yang dari luar kota. Sebab, makam Mbah Bungkul, salah satu obyek wisata relegi selain masjid dan makam Sunan Ampel di Surabaya.

“Makam ini nyaman tempat nya dan bersih. Letaknya juga enak, di tengah taman. Jadi wisata religi sekaligus tamasya di Taman Bungkul,’’ kata salah satu pengunjung, Nita, kepada bisnissurabaya. com Selasa (2/10) kemarin.

Peziarah yakin, tokoh dalam makam ini merupakan penyebar syariat Islam di tanah Jawa. Jadi, mereka datang untuk mendoakannya. Tak hanya itu, peziarah yang memburu sumur udara kuno yang berada di areal makam. Mereka percaya jika setelah minum air dari sumur tersebut memiliki khasiat, terutama kesehatan dan mendapatkan karamah. (amel)