Tulungagung, (bisnissurabaya.com) – Musim kemarau yang berkepanjangan, tak selalu membawa dampak buruk bagi petani di Tulungagung. Buktinya, petani kol justru diuntungkan karena tanaman sayur yang dikelola tersebut tumbuh subur dan minim serangan hama. Kondisi ini jelas menguntungkan jika dibanding musim penghujan.

Musim kemarau saat ini, seakan menjadi berkah tersendiri bagi para petani kubis atau kol di dataran rendah Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung. Bagaimana tidak, tanaman sayur tersebut justru tumbuh subur dan minim serangan hama. Kondisi ini lebih menguntungkan jika dibanding musim penghujan.

Seperti, yang dilakukan Supiyan, salah seorang petani yang berhasil menanam kol di dataran rendah. ‘’Di areal persawahan seluas 1.400 meter pesegi dengan ketinggian lebih dari 85 meter, saya  tak terlalu risau untuk mengairi tanaman kol-nya yang mulai muncul krop-nya,’’ kata Supiyan, kepada bisnissurabaya.com, Kamis (20/9) kemarin.

Karena dengan menggunakan mesin pompa air, ia mampu memenuhi kebutuhan air, yang dibutuhkan tanaman kol miliknya. Tak hanya itu, di musim kemarau seperti ini serangan hama juga jauh berkurang, meski ada satu dua tanaman yang di makan ulat. Itupun relatif kecil dan mudah untuk ditangani.

Kendati demikian, Supiyan, tetap mengantisipasi dengan berbagai cara penanganan sehingga pada saat penen hasilnya melimpah. (khoirul/stv)