Rani : Beri Service lebihi Ekspektasi

536

Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Great women in great hotel. Salah satu kunci sukses untuk menaikkan okupansi (tingkat hunian kamar) selain pelayanan adalah pemasaran. Pertumbuhan ekonomi yang berkembang pesat ditengah kemajuan pembangunan menarik investor berlomba-lomba membangun hotel di kota pahlawan ini.

Hotel Great Diponegoro/GD salah satu pendatang baru di Surabaya yang dituntut segera menyesuaikan diri dan melakukan inovasi demi bisa sukses pada angka okupansi yang diingginkan.

Rani Budi Yuwono

Tugas berat pemasaran diserahkan Rani Budi Yuwono. Arek Suroboyo ini dipercaya menjabat Sales Manager di GD yang memiliki 90 kamar ini.

“Sebelum bekerja di GD, pada 2011 saya bekerja di perusahaan tambang di Kalimantan. Kemudian pindah ke Hotel Suite depan WTC,” kata Rani Budi Yuwono kepada Bisnis Surabaya(16/9) kemarin.

Sebagai alumni Surabaya Hotel School (SHS), Rani, memiliki bekal yang cukup untuk memajukan hotel yang dipimpinnya. Dia bergerak cepat melakukan berbagai inovasi supaya tamu bisa hommy (serasa di rumah sendiri). Mulai dari mengoptimalkan roftop (lantai atas) sebagai tempat yang nyaman untuk nongkrong dengan fasilitas minum kopi atau teh gratis, antar jemput dari dan ke stasiun, hingga private service untuk tamu longstay.

“GD selain berada di lokasi yang strategis sehingga memiliki surround view of city Surabaya, juga memiliki kelebihan lain. Yaitu, menu breakfast yang variatif,” jelas Rani didampingi Sales Exsecutif Regina.

Rani Budi Yuwono

Walau memiliki fasilitas penunjang yang lengkap seperti: restaurant, ballroom, meetingroom, spa, room service dan security 24 jam, free Wifi, hingga save deposit box. Namun Hotel GD menempatkan pelayanan eckselent diatas fasilitas yang ada.

Dalam menjalankan tugasnya Rani, selalu mengedepankan sikap perasaan yang sabar, dan selalu memberikan service melebihi ekspektasi tamunya. Beberapa kali tamu yang komplain karena menganggap kamarnya kurang nyaman, berhasil diselesaikan dengan baik dan memuaskan. Bahkan, sekarang menjadi tamu tetap di hotel tersebut.

“Ada juga tamu yang lupa menaruh kartu save deposit box, kemudian ditolak oleh petugas front office terus komplaian. Sebagai duty manager saya dengan sabar menangani komplain tersebut sampai selesai. Rupanya kartu tersebut terbawa oleh temannya,” tambah Rani, yang juga penghobi traveling ini.

Untuk meningkatkan kunjungan tamu yang kebanyakan dari corporate dan melakukan pemesanan via online, Rani, banyak melakukan kegiatan terobosan. Seperti trip ke luar kota, mengirim sms blast, treatment untuk VIP guest, dan coffee morning surprise bersama media dan travel gathering.

Keinginan Rani, cukup sederhana yaitu diberi kesehatan yang cukup agar mampu melaksanakan pekerjaannya mendatangkan banyak tamu bagi hotelnya itu. (nanang)