Ini Sosok Polisi Ramah yang Dirindukan

885

Lombok, (bisnissurabaya.com) – Kiprah polisi di daerah bencana. Ditengah suasana duka korban bencana gempa bumi lombok, ada pemandangan tak lazim. Tetapi, menarik untuk diperhatikan. Tampak beberapa anak kecil berebut mengerubuti seorang anggota polisi yang sedang membagikan permen dan coklat.

Terpancar kegembiraan pada wajah anak-anak tersebut. Mereka menikmati permen dan coklat dari pak polisi sambil bersenda gurau dengan teman-temannya.

Brigadir Polisi Kepala (Bripka) Irwansyah, memang sosok polisi biasa. Tapi dia melakukan sesuatu yang berdampak luar biasa. “Saya ingin menjadi sosok polisi yang dekat dengan masyarakat, terutama anak-anak.” kata Bripka Irwansyah, kepada Bisnis Surabaya Selasa (28/8).

Sosok Polisi yang berdinas sejak 2003 ini, merupakan Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan Ketertiban Masyarakat) yang bertugas di Desa Sugian Kecamatan Sambelia wilayah hukum Polres Lombok Timur.

Setiap hari, polisi yang juga alumni pondok pesantren ini, keliling wilayah binaannya dengan menggunakan kendaraan dinas sepeda motor trail. Bukan senjata yang dibawanya tetapi permen dan coklat yang ada dalam tasnya. Setiap bertemu anak kecil, dia selalu berhenti untuk sekedar membagikan kembang gula yang dibawanya.

“Ide membagikan permen ini, terinspirasi dari sosok Umar Harun, Bupati Bima yang menjabat pada era tahun 80 an. Beliau dikenal sebagai Bupati yang dekat dengan anak kecil dan suka membagikan makanan yang digemari oleh anak-anak,” jelas alumni SMKN 2 Bima ini.

Pada saat bencana gempa bumi terjadi, polisi yang juga pernah berdinas di Polres Lombok Utara dan Polsek Wanasaba ini tidak hanya membantu evakuasi dan distribusi bantuan, tetapi juga keliling untuk membantu melakukan kegiatan trauma healing pada anak-anak terdampak dengan mengajak mereka bermain bersama.

Aksi Bripka Pol, Irwansyah, sedang membagikan permen kepada anak-anak. (Foto/nanang)

“Ada hikmah pada kejadian bencana ini, ada kebersamaan pada masyarakat. Dan anak-anak lebih diperhatikan orang tuanya,” tambah polisi berwajah ganteng ini.

Masa tanggap bencana memang sudah berganti menjadi masa transisi bencana menuju pasca bencana. Petugas dan relawan bencana berangsur- angsur meninggalkan Lombok. nanti, kehadiran sosok polisi ramah dan merakyat seperti Bripka Irwansyah, selalu dirindukan warga Desa Sugian yang menjadi binaannya. (nanang)