Ngawi, (bisnissurabaya.com) – Hari jadi Ngawi, melalui disparpora, agenda sepeda nusantara dilaksanakan pada awal Agustus Minggu lalu. Bupati Ngawi, Budi Sulistiyono, bangga daerahnya dilalui Sepeda Nusantara 2018. Ini karena program Ayo Olahraga milik Kemenpora sangat membantu menaikkan popularitas salah satu daerah di Jawa Timur/Jatim tersebut. Terutama dari sisi destinasi pariwisata.

Sepeda Nusantara 2018 di kota yang bermoto “Ngawi Ramah” mampu mengajak lebih 3.000 masyarakatnya untuk berolahraga mengayuh sepeda sepanjang 15 Km. Tak ketinggalan ikut gowes diperhelatan ini Asdep Pengelolaan Olahraga Rekreasi Teguh Raharjo, dan Asdep Peningkatan IPTEK dan IMTAQ Pemuda Hamka M Noer, perwakilan dari Kemenpora.

Sepeda Nusantara untuk memperkenalkan kekayaan Ngawi. Karena itu rutenya sengaja dipilih melintasi kawasan dekat dengan destinasi wisata. Rute yang ditempuh setelah melakukan start di Paseban, melewati jalan Jaksa Agung Suprapto DR Soetomo, Trunojoyo, Bernadit, M Duriat, kemudian melintasi jembatan Watualang yang dibawahnya dialiri aliran Sungai Bengawan Solo, serta Jembatan Ngawi Pitu. Ngawi kembali menjadi salah satu penyelenggara olahraga massal dimana kini bertajuk Sepeda Nusantara 2018.

Melalui program ini, sekaligus mengeksplor destinasi wisata yang memiliki pesona luar biasa. Seperti benteng Van Den Bosch, Museum Trinil dan Monumen Soeryo yang merupakan kawasan wisata sejarah, serta kawasan wisata dataran tinggi. Seperti, air terjun pengantin, lokasi pertapaan Jaka Tarub, pemandian Hargo Dumilah dan masih banyak lainnya.

Kegiatan ini merupakan cara pemerintah dalam menggerakkan masyarakat untuk berolahraga hingga ke seluruh Indonesia. Pada saat bersamaan kegiatan Sepeda Nusantara berlangsung di Ngawi dan Palangkaraya. Ini membuktikan jika komitmen pemerintah yang ingin sekali menggerakkan masyarakat agar berolahraga untuk sehat dan bugar. Ini akan menjadi salahsatu model bagi daerah yang lainnya. Sehingga seluruh masyarakat Indonesia bergerak untuk berolahraga. Salah satunya melalui bersepeda ini. Selain bisa diikuti semua kalangan dan beaya yang murah. (eko)