Ini Dia, Remaja Karateka yang juga Pebisnis

519

Gresik, (bisnissurabaya.com) – Muda, berprestasi. Dua kata itu cukup menggambarkan seorang Dimas Rahmat Septian. Siswa SMK N 1 Driyorejo Gresik yang punya banyak pencapaian dalam olahraga bela diri. Cowok berkulit putih ini menekuni beladiri jenis karateka saat masih duduk dibangku SD kelas 5. Sejak itu, remaja berusia 15 tahun ini rajin berlatih, pantang menyerah, dan tak kenal lelah. Berkat kegigihannya, ia sering diajak pelatihnya bertanding.

Anak kedua dari Saiful Onat dan Sobi, ini terinspirasi actor laga kenamaan Bruce Lee, dari Hong Kong. Tak heran, bila dia memiliki impian menjadi atlet bela diri berskala nasional. ‘’Karateka bagi saya sangat menantang,’’ kata Cowok yang memiliki hobi traveling ini sambil menjelaskan motivasi dari orang tua, guru, dan sahabat sangat dibutuhkan ketika sedang berlaga.

Dimas Rahmat Septian. (Foto/ist)

Lima tahun bergelut sebagai atlet karate, laki-laki humoris ini menunjukkan hasilnya. “Saat masih SMP saya ikut ekstrakulikuler karate, Olimpiade Olahraga Siswa Nasional/O2SN & Pekan Olahraga Pelajar Daerah/Popda tingkat kabupaten tapi belum menang. Pernah juara 3 kata beregu tingkat provinsi, juara 1 kata beregu tingkat kabupaten. Juara 2 kumite, dan juara 3 kata perorangan,” jelasnya.

Terlepas dari itu, banyak manfaat lain yang didapat. Tak cuma menjadi sosok yang disiplin dan menguasai ilmu bela diri. “Olahraga karate itu membuat badan menjadi sehat, nambah teman pula,” tambah pria kelahiran Sidoarjo ini. Pada bagian lain, lelaki yang terbilang cukup pandai ini juga  gemar menggambar serta memiliki usaha online shop (baju, jaket, hoodie) yang diberi nama dimstrict clothing.

Berbekal kemampuannya dalam mendesain dan mengelola keuangan, pemuda berperawakan tinggi ini dapat berpenghasilan sendiri sehingga dapat membantu kedua orang tua.

Ia bercerita saat membangun usaha online shop, modal awal yang dibutuhkan relative sedikit sebesar Rp 750.000 yang didapat dengan cara berhutang dari kakaknya.

Selain menyandang sebagai karateka tingkat kabupaten, Dimas, saat ini memiliki penghasilan sampingan. ‘’Omzet online shop saya sekitar Rp 700.000 – Rp 2 juta tergantung dengan stock barang,” ujarnya. Baginya, usia muda harus dimanfaatkan sebaik-baiknya karena merupakan kesempatan emas yang tak bisa berputar ulang. Terutama menggali potensi diri dan meningkatkan prestasi. (fara)