Sasar Eksekutif Muda, Tawarkan Smartphone Canggih

88

Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Persaingan smartphone level menengah kian tajam. Masing-masing perusahaan yang memproduksi perangkat canggih itu menawarkan nilai plus untuk merebut hati konsumen. Misalnya, Huawei dengan Nova 3i dengan harga sekitar Rp 4,2 juta diprioritaskan membidik pasar eksekutif muda yang berusia antara 19-35 tahun.

Penegasan itu dikemukakan Sales Direktor PT GND Imperium Perkasa Wilayah Jawa Timur/Jatim dan Jawa Tengah/Jateng, Tommy Andreas, kepada bisnissurabaya.com, Sabtu (11/8) lalu. Konsekwesinya, produk ini menawarkan smartphone yang dibutuhkan kalangan eksekutif muda,’’ kata Tommy.

Tommy Andreas

Misalnya, kata dia, Nova 3i, memiliki kelebihan yang tidak dipunyai produk serupa. Diantaranya, camera yang super canggih, gamers, traveling serta disignt menarik. Dengan kelebihan inilah, ia yakin, produk ini akan menembus pasar Jatim khususnya Surabaya. Sementara itu, Produk Manager Huawei, Adven Jose, menambahkan, masyarakat yang ingin segera mendapatkan smartphone Huawei nova 3i di dua kota besar di Indonesia sangat tinggi. Antrean mengular sampai ratusan meter.

Apalagi, kata dia, performa bisnis perusahaan China pada paruh pertama 2018 sangat menggembirakan. Meraih peringkat kedua di pasar smartphone global, membuktikan makin disukai konsumen. Begitu juga di Indonesia. Setidaknya kalau melihat event penjualan perdana Huawei nova 3i di Jakarta dan Surabaya. Ribuan orang rela mengantre untuk jadi yang pertama mendapatkan Huawei nova 3i.

‘’Target kami sebanyak-banyak. Karena kami yakin dengan keunggulan produk ini,’’ kata Jose, ketika ditanya tentang target penjualan. Berdasarkan laporan kinerja bisnisnya untuk paruh pertama 2018, secara global Huawei telah mencatatkan penjualan yang luar biasa dan mengapalkan lebih dari 100 juta unit smartphone dan untuk perangkat seri Nova sendiri telah berkontribusi pada pertumbuhan keseluruhan pasar smartphone mid-range dengan jumlah pengguna yang telah melewati angka 50 juta. Total pengapalan seri Nova ini meningkat 60 persen year-over-year. (bw)