Pasar Properti Mulai Stabil

36

Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Pasar property saat bom di tiga gereja di Surabaya pertengahan Mei lalu, sempat turun. Bahkan, penurunan antara 5 – 10 persen. Namun, setelah dua bulan berlalu pasar property pun mulai stabil dan kembali normal. Hal itu dikemukakan CEO Galaxy Corp, Kennard Nugraha Sutantio, kepada bisnissurabaya.com disela Revealing The New Galaxy di Surabaya Kamis (2/8) kemarin.

Menurut dia, pasar property kelas atas memang membutuhkan ketenangan dan keamanan dimana proyek property tersebut di pasarkan. Apalagi, konsumen property tersebut rata-rata kelas pebisnis yang sukses. ‘’Jadi, ketika ada peristiwa seperti bom di tiga gereja di Surabaya pertengahan Mei lalu, secara otomatis sempat droup. Tetapi, hal itu tidak berlangsung lama dan kini normal kembali,’’ kata Kennard.

Kennard, yang terbilang masih muda ini mengatakan, saat ini Galaxy memasarkan proyek apartemen yang cukup prestisius di kawasan Wiyung Surabaya. Tentunya, Galaxy bekerjasama dengan pengelola mega proyek prestisius yang dikelola BUMN itu. Selama ini, omset setiap tim yang terdiri dari 18 marketing ini rata-rata sekitar Rp 2 miliar – Rp 3 miliar per bulan.

Menurut dia, pihaknya memiliki beberapa kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia. Masing-masing kantor memiliki tim marketing yang diyakini pekerja keras untuk mencapai target. Sebab, diantara pesaing property, Galaxy, tetap peringkat teratas bila dibandingkan perusahaan sejenis yang bergerak dibidang property. (bw)