Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Pemilih pemula Surabaya mencapai 10 kursi. Pemilihan legislative/Pilleg dan pemilihan presiden/Pilpres 2019 masih 9 bulan lagi. Tetapi tahapan terus berjalan sesuai agenda yang telah ditetapkan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya, setelah merampungkan penerimaan bakal calon legislatif (bacaleg) minggu lalu. Kini kembali disibukkan dengan tugas penyusunan daftar pemilih.

Kemarin Jum”at 20 Juli 2018, bertempat di Hotel Santika Surabaya, KPU Surabaya menggelar “Jumlah daftar pemilih tetap (DPT) pilgub 2018 mencapai 2.006.061 orang. Sedangkan daftar pemilih sementara pileg 2019 mencapai 2.041.201 orang. Jadi ada tambahan  pemilih sebanyak 35.140 orang,” kata Komisioner KPU Jatim Choirul Anam, kepada bisnissurabaya.com, disela kegiatan sosialisasi tahapan pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih pada pemilu 2019 di Hotel Santika Surabaya Jum’at (20/7) kemarin..

Penambahan pemilih pemula berasal dari pensiunan TNI-Polri dan pemilih baru yang sudah memasuki usia 17 tahun. DPT Pilgub 2018 ditambah pemilih pemula menjadi  jumlah DPS 2019. Data pemilih pemula didapatkan dari data DP4 kemendagri, dan untuk DPS Pileg 2019 tak dilakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) karena data tersebut masih akurat dan jaraknya tidak terlalu lama antar pilgub 2018 dengan pileg 2019.

Untuk jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) mengalami kenaikan. Jika pada pilgub 2018 jumlah TPS di Surabaya berjumlah 4.284, pada pileg 2019 TPS nya mencapai 8.144. “Hal ini mengacu pada Peraturan KPU (PKPU) 2/2015 yang menyatakan jumlah pemilih di masing-masing TPS maksimal 300 pemilih,” jelas Khoirul Anam.

Pada17 Juli 2018 telah dilakukan pemutakhiran data, dan  22 Juli 2018,  daftar pemilih sementara hasil perbaikan  (DPSHP) akan diplenokan untuk kemudian 23 sampai 29 juli disosialisasikan kepada masyarakat. “Walaupun hanya 300 pemilih, berdasarkan simulasi proses pemungutan dan penghitungan suara diperkirakan bisa sampai malam, karena setiap pemilih harus memilih 5 kartu suara dan lamanya pengisian form C1,” tambah Choirul Anam.

Kegiatan sosialisasi selain dihadiri KPU Surabaya, KPU Jatim, PPK se Surabaya juga dihadiri Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil) Surabaya. (nanang)