Pamekasan, (bisnissurabaya.com) – Indonesia yang terdiri dari kepulauan yang dipisahkan laut dan selat telah membentuk budaya masyarakat pesisir yang akrab dengan kehidupan laut dengan menjadikan nelayan sebagai mata pencaharian utama.

Budaya laut yang turun temurun jadi tradisi masih bisa ditemukan di daerah pesisir pantai di Jawa Timur/Jatim. Termasuk budaya petik laut yang ada di Pesisir Pantai Pulau Madura. Warga Desa Sotabar Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan salah satu desa yang menjaga tradisi petik laut tersebut.

M Fadillah Rohman, Tokoh Pemuda Desa Satobar. (Foto/ist)

Pada Senin (2/7) kemarin menggelar acara pawai petik laut sebagai simbol tasyakuran bagi masyarakat nelayan yang berada di pinggir laut. Sebanyak 600 lebih warga nelayan ikut serta meramaikan petik laut kali ini. Acara ini bertambah meriah karena dihadiri Plt Bupati Pamekasan dan Forpimda Kabupaten Pamekasan.

“Petik laut ini setiap tahun diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas limpahan rejeki bagi nelayan yang bekerja di laut,” kata tokoh pemuda setempat M Fadlilah Rohman kepada Bisnis Surabaya Senin (2/7) kemarin. Para nelayan juga memanfaatkan momen ini untuk memanjatkan doa agar diberi keselamatan saat melaut.

Kepala Desa Sotabar Nasuki, mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang sudah ikut serta menyukseskan acara pawai petik laut ini terutama masyarakat nelayan dan Forum Pimpinan Daereh (Forpimda) Kabupaten Pamekasan yang telah hadir. Semoga masyarakat nelayan Desa Sotabar khususnya di berikan rejeki yang melimpah dan keselamatan oleh Allah S.W.T,” tambahnya

“Perahu-perahu yang mengikuti ritual pawai petik laut dihias meriah. Ada yang memakai umbul-umbul, bendera, ada pula yang menambahkan aksesori khas Jatim, khususnya Madura. Bahkan ada juga yang menambahkan sound system dan musik-musik tradisional madura,” jelas Fadlilah yang juga aktifis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Dalam kesempatan tersebut Kepala Desa Sotabar Juga memberikan hadiah secara simbolis kepada seluruh juragan dan masyarakat nelayan yang mengikuti pawai petik laut, sebagai bentuk apresiasi menjaga tradisi dan budaya. Pawai petik laut ini dilaksanakan di sepanjang laut Kecamatan Pasean. (nanang)