Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Pasca keluarkan lava Gunung Agung, Karangasem, Bali, kembali erupsi, Senin (2/7) pukul 21.04 WITA. – Kali ini meletusnya gunung ini selain menyemburkan kawah panas, juga menyembur abu tebal ke awan menuju arah barat.

“Kami mendapat kabar itu (Gunung Agung). Petugas siaga selalu dan sudah diantisipasi jika harus ada pesawat divert ke Bandara Juanda,” kata Khatim, General Manager Air Navigation Nasional Surabaya.

Dijelaskan Khatim, hingga pukul 23.00 WIB atau pukul 00.00 WITA belum ada laporan pesarat divert. Namun pigaknya tetap mempersiapkan divert sudah matang dan bisa memberikan pelayanan maksimal.

“Kami sudah siaga dan sudah pasti mengantisipasi pesawat divert,” jelasnya. “Data penerbangan darurat atau divert akan dikumpulkan dan dilaporkan sambil melihat perkembangan lebih lanjut,” ujarnya.

Dari informasi yang bisnissurabaya.com peroleh tidak hanya penumpang tujuan Denpasar Bali yang tekena dampak penutupan Bandara Ngurah Rai. Seluruh penerbangan tujuan Banyuwangi dari Bandara Juanda Surabaya juga dibatalkan.

Petugas AirPort Duty Manager Bandara Juanda , Ruslan, mengaku semua aktivitas penerbangan tujuan Bali dan Banyuwangi dibatalkan untuk hari ini. “Yang jelas penerbangan Garuda tujuan Banyuwangi pagi tadi dari Terminal 2 dibatalkan karena dampak erupsi Gunung Agung,” ujar Ruslan.

Penerbangan ke Banyuwangi itu sedianya terbang pukul 05.55 dengan mengangkut 67 penumpang. Semua penumpang itu akhirnya refund tiket. Kemungkinan mereka beralih ke moda transportasi lain di jalur darat.(ton)