Kisah Ali Usman yang Selalu Ngontel ke Lokasi Bencana

781

Surabaya, (bisnissurabaya.com) – “Bukan bahagia yang menjadikan kita bersyukur. Tapi bersyukur itu yang membuat kita bahagia”. Kalimat itulah yang selalu dipegang teguh oleh banyak orang, termasuk Ali Usman, seorang laki-laki warga Jl Genting Gang 1 Surabaya.

Ali Usman, adalah anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Surabaya yang benar-benar menjadikan kalimat tersebut sebagai falsafah dalam hidupnya sehari-hari. Walaupun dalam kehidupan sehari-hari, kebutuhan materi belum bisa semua dipenuhi, namun laki laki berpenampilan sederhana nan bersahaja ini memiliki kekayaan jiwa yang tak dimiliki banyak orang. Yaitu, rasa kepedulian sosial yang tinggi.

Ali Usman (no 3 dari kiri). (Foto/nanang)

“Walau saya hanya menggunakan sepeda pancal, tak menghalangi tugas sebagai relawan sosial kebencanaan,” kata relawan Tagana Ali Usman, kepada Bisnis Surabaya Minggu (24/6) pagi.

Yaaaa……, itulah gambaran kehidupan sehari-hari pria kelahiran Surabaya, 7 Juni 1976. Kemana- mana menjalankan aktifitas selalu menggunakan sepeda pancal merek phoenyk miliknya. Termasuk menuju ke lokasi bencana yang berlokasi di dalam kota Surabaya.

Sebagai seorang relawan Tagana, Ali pernah mengikuti pendidikan dan latihan (Diklat) yang diselenggarakan Dinas Sosial Surabaya di Gedung KONI Jatim pada 2008. Berbagai penugasan di dalam dan di luar kota diikutinya. Hampir disetiap bencana kebakaran di Surabaya Ali, selalu hadir membantu petugas yang ada disana.

“Saya berusaha untuk merespon cepat setiap ada pemberitahuan bencana,” tambah alumni SMA Kawung ini. Jarak ke lokasi bencana kadang-kadang menjadi kendala. Namun, pria berkacamata ini sedikitpun tidak pernah mengeluh. Dia juga tidak pernah berharap ada pihak-pihak yang memberinya sepeda motor untuk menjalankan aktivitasnya.

“Keinginan saya sederhana. Saya hanya ingin didoakan agar saya diberi rezeki yang cukup supaya mampu beli sepeda motor sendiri. Sehingga kemana-mana bisa lebih cepat,” jelas Ali Usman.

Ali, juga merasa bahagia karena selalu mendapat dukungan dari istri dan teman-temannya sesama relawan dalam menjalankan tugasnya sebagai relawan bencana. “Ternyata benar, bersyukur itulah yang membuat kita bahagia,” tambah Ali Usman. (nanang)