Ngawi, (bisnissurabaya.com) – Untuk menghadapi pengembangan pembangunan cagar wisata daerah kabupataen Ngawi,  diadakan pelatihan. Pelatihan selama 2 hari peningkatan sumber daya manusia dan profesionalisme bidang pariwisata tahun anggaran 2018, di gedung H.Maimun, pada 8 –  9 Mei 2018.

Dalam rangka pembekalan bagi pelaku wisata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi melalui Disparpora  dibawah Kepala Dinas Drs.Didik  Dermawan , sebagai pelaksana Kabid Ekonomi Kreatif  Wiwien Purwanigsih, S.Sos,  telah menyelenggarakan pelatihan pemandu wisata. Pelatihan pembekalan keahlian ini ditujukan kepada pramuwisata, pelaku industri pariwisata serta Generasi muda yang berminat dan berbakat dalam kegiatan Pemanduan Wisata (guiding).

Peserta pelatihan  50 orang  lebih berasal dari Anggota Kelompok Sadar Wisata. Generasi muda yang berminat dan berbakat dalam kegiatan Pemanduan Wisata se-kabupaten Ngawi.

Kabid Wiwien mewakili Kepala Disparpora sampaikan, mulai dalam menyongsong Ngawi visit Ngawi year mengarah pada pengembangan sumber daya manusia dan infrastruktur, telah disampaikan oleh Sekda Ngawi pemandu wisata sangat penting. Mengingat pariwisata Ngawi sangat potensi inilah sumber daya manusia   perlu diperhatikan, maka tahun anggaran 2018 harus ada peningkatan pembekalan para pemandu wisata.

Wiwien sampaikan pula pelatihan pemandu wisata, menurut saran dari lapangan pelatihan ditekankan pada publik speaking, bagaimana menyampaikan sambutan pada wisatawan yang berkunjung bail lokal dan internasional.

Adapun kapasitas pelaku dari dinas melaksanakan 2 sesion yaitu di H.maimun berupa pembekalan materi dan turun langsung lapangan. Adapun nara sumber untuk memberikan pembekalan berasal dari Andi yuwono dari Asi Dewi  dan Reza Kurniawan ahli madya pariwisata . Materi yang di sampaikan dalam pelatihan tentang 15 pelayanan prima pemandu wisata pada wisatawan.

Kepala Dinas perwakilan tambahkan, menghasilkan tenaga terampil di bidang pemanduan wisata yang memiliki kemampuan dan ketrampilan khusus dalam pemanduan wisata.Meningkatkan kemampuan dan keterampilan para pramuwisata tentang trens pasar wisata dan preferensi wisatawan sehingga mampu memberikan pelayanan yang sesuai dengan keinginan wisatawan.

Mampu menyusun program-program pemanduan wisata sederhana sesuai dinamika dan kekhasan alamnya.Mampu mengkomunikasikan program-program pemanduan secara menarik dan sesuai kekhasan kelompok sasaran (wisatawan) dengan teknik pemanduan yang tepat.Meningkatkan arus kunjungan dan lama tinggal wisatawan di Kabupaten  Ngawi.(eko)