Blitar, (bisnissurabaya.com) – Samsul Arifin, salah satu terduga teroris asal Blitar yang diamankan Densus 88 di Malang (16/5) , ternyata dikenal masyarakat sebagai guru ngaji dan penjual buku keliling. Selain itu, Samsul, juga dikenal baik dan rajin sholat berjamaah di mushola lingkungan sekitar.

Tim Densus 88 kemarin berhasil mengamankan Samsul Arifin, salah satu terduga teroris asal Blitar di Kabupaten Malang. Lalu, bagaimana sosok Samsul di mata masyarakat dan apa pekerjaan sehari-harinya?

Inilah rumah Samsul, salah satu terduga teroris yang berhasil diamankan tim Densus 88 di Kabupaten Malang. Rumah bercat putih ini terlihat sepi, sejak Samsul dikabarkan diamankan petugas. Samsul, dikenal sebagai seorang guru agama dan rajin beribadah sholat jamaah di mushola di desa setempat.

Selain itu, Samsul, juga dikenal ramah dan baik, meski ia jarang mengikuti  kegiatan di lingkungan sekitarnya. Menurut tetangganya, Kurniawan, Samsul, jarang berkumpul mengikuti kegiatan warga sekitar. Sementara, pekerjaan samsul sehari-harinya sebagai penjual buku keliling.

Ketua RT desa setempat, Sutikno, mengatakan, ia melihat Samsul terakhir kali lima hari yang lalu sebelum Samsul diamankan petugas. Saat itu, ia melihat Samsul, pulang sholat subuh berjamaah di lingkungan mushola sekitar.

Samsul, diamankan Densus 88 di Perumahan Banjar Asri Kecamatan Singosari Kabupaten Malang bersama Wahyuni Mega Wijayanti, istri sirinya dan (Aulia  Diva Aprianto, anak tiri Samsul. Kini ketiganya masih menjalani pemeriksaan di Mako Brimob. (khoirul/stv)