Malang, (bisnissurabaya.com) – Lahan tanaman tebu seluas 76 ribu hektar yang terdapat di Kabupaten Malang  baru dimanfaatkan 46 ribu hektar. Yaitu oleh dua pabrik, Krebet Baru dan Kebonagung. Dengan rata-rata produksi sebesar 90 per ton gula per hektarnya.

Bupati Malang,  H. Rendra Kresna hadir dalam acara Selamatan Buka Giling PG Krebet Baru tahun 2018 di gedung serbaguna pabrik setempat, Rabu (9/5). Bung Rendra, sapaan akrab Bupati Malang  setuju dan mengapresisi tema dalam musim giling yakni “Rapatkan Barisan, Fokus Pada Tujuan, Satu Jiwa Raih Juara”.

Acara berlangsung semarak. Kehadiran Bupati diiringi Tari Gambyong. Hadir juga jajaran manajemen Krebet Baru antara lain Komisaris PT PG. Rajawali I, Dwi Purnama Putra, General Manager PG Krebet Baru, Rachmad Sartono, Direktur Utama PT PG. Rajawali I, Warsito, Direktur Keuangan PT PG. Rajawali I, Sagita Hariadin.

Bupati mengapresiasi program Krebet Baru dalam menyambut musim giling tahun ini. Yakni mengusung target mampu memproduksi 1,72 juta ton gula dengan areal luas tanam terdaftar sekitar 19.500 hektar. PG tercatat bermitra dengan 35 KUD yang meliputi 716 kelompok dan sekitar 18 ribu petani. Serta, targetkan rendimen sebesar 9,25. Optimisme muncul melihat kondisi yang ada di lapangan investasi pembenahan dan peningkatan produksi sebesar Rp 62 miliar.

”Jika target itu tercapai maka Krebet Baru akan berkontribusi atas kesediaan pangan di Jawa Timur 150-160 ribu ton gula. Maka mari wujudkan Satu Jiwa Raih Juara baik oleh pengusaha dalam lingkup pabrik, karyawan, petani, koperasi dan pedagangnya. Semuanya harus satu jiwa. Utamanya, bagaimana agar kemudian petani ini tetap senang bertani tebu,” ujar  Rendra.

Bupati juga menyampaikan, Kabupaten Malang tersedia lahan tanaman tebu seluas 76 ribu hektar dan baru dimanfaatkan 46 hektar oleh dua pabrik yang ada di Kabupaten Malang, yakni Krebet Baru dan Kebonagung. Dengan rata-rata produksi sebesar 90 per ton gula per hektarnya. Ia lantas mengajak semua pihak bersama dalam usaha melakukan produksi, bekerja bersama-sama, hasil produksinya kemudian beruntung dan berbagi keuntungan terutama bagi karyawan. (er)