Jambore PKK Cetak Kader Inovatif

30

Ngawi, (bisnissurabaya.com) – Jambore Kader PKK  dilaksanakan  untuk menggerakkan kader  kecamatan atau desa. Intinya kader PKK desa bisa membawa program kegiatannya dalam pemberdayaan masayarakat .

Berkaitan dengan itu Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD)  memfasilitasi pelaksanaan jambore untuk kader PKK dan semua OPD Kab. Ngawi terkait. Tepatnya di Pendopo Widya Graha pada Selasa-Rabu (17-18/4/)

Nampak meriah acara jambore itu. Kegiatan ini  dihadiri oleh Bupati Ir.H. Budi Sulistyono, Wabub Ony Anwar,ST, dan  didampingi oleh Kepala Dinas PMD  serta beberapa kader posyandu yang mewakili Puskesmas dari 19 kecamatan. Tampak hadir pula Ketua PKK Kab.Ngawi, Bapemas & Pemdes, DP3AKB, Dinkes, dan perwakilan  dari kecamatan.

Kepala Dinas PMD  Ngawi Kabul Tunggul Winarno mengatakan agenda Jambore Kader PKK yang dilaksanakan merupakan kegiatan untuk menggerakkan kader  kecamatan atau desa. Intinya kader PKK desa bisa membawa program kegiatannya dalam pemberdayaan masayarakat desa.

Harapannya para kader PKK bisa menunjang program pemerintahan yang ada di desa. Kader PKK ditekankan mengetahui fungsi tugasnya dalam menghadapi permasalahan ibu hamil, anak kurang gizi, menekan permasalahan yang terjadi terkait kelahiran dan menanggulangi resiko yang ada. Prioritas kali ini bertepatan dengan pencanangan ibu hamil jadi menekan angka kematian ibu hamil dan kelahiran bayi.

Program upaya  bersumber daya masyarakat Ngawi. Yang diapresiasikan dalam agenda  Jambore Kader PKK untuk lebih inovatif menjalankan program ke masyarakat. Salah satu usaha pemerintah daerah Kab Ngawi dalam meningkatkan kemajuan kesehatan masyarakat, melalui peran aktif dari masyarakat itu sendiri, untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan agar mampu mengidentifikasi permasalahan yang muncul atau dihadapi”.

Dari potensi yang dimiliki,  masyarakat bisa merencanakan dan melakukan pemecahan masalah, dengan memanfaatkan potensi setempat.  Dikembangkannya program Posyandu misalnya, untuk meningkatkan kwalitasnya baik pelayanan, kader sebagai pengelola Posyandu dan sarana prasarananya. Dilakukan Usaha dengan memberikan tambahan layanan berupa simulasi pendidikan pada balita oleh PAUD dan peningkatan parenting Kadinkes bersama Ketua PKK Kab Ngawi(pengasuhan) terhadap orang tua balita dari BKB. Di Jawa Timur untuk meningkatkan kualitas pelayanan posyandu secara integritas dikenal nama Taman Posyandu.

Selain itu kegiatan Jambore ini  untuk memberikan penghargaan kepada kader terhadap pengabdian (prestasinya) dan harapannya akan terbentuk kader-kader unggul yang penuh inovasi. Dan juga meningkatkan motivasi untuk penyelenggaraan kegiatan Posyandu sehingga kualitas pelayanan terhadap masyarakat lebih optimal.

Bupati Ngawi mengatakan kebersamaan, kerja sama yang sudah sangat baik, guyup rukun masyarakat Ngawi tidak diragukan lagi. “Jambore Kader kegiatan rutin kita memacu semangat para kader dan memberi reward kepada mereka dengan kegiatan positif yang penuh semangat, hal ini untuk berkumpulnya sesama kader se-kabupaten Ngawi untuk bersaing secara positif,” papar Budi Sulistyono.

Agenda diakhiri dengan pemberian cindera mata bagi pemenang lomba paduan dan fragmentasi. Secara umum acara berlangsung lancar dan meriah.(eko)