Jatim Jadi Rebutan Pasar Smartphone Produk Luar Negeri

59

(bisnissurabaya.com) – Jawa Timur (Jatim) yang memiliki 38 kab/kota merupakan pasar empuk. Terutama bagi produk multinasional yang berpusat di Jakarta maupun smartphone yang berasal dari Finlandia. Tak heran, mereka jauh-jauh membidik kota-kota di Jatim selain provinsi lainnnya di Pulau Jawa. Seperti Bandung dan Semarang.

‘’Jujur saja, Jatim merupakan target penjualan kami. Terutama Surabaya, Malang dan Sidoarjo,’’ kata Head of Marketing HMD Indonesia, Miranda Warokka, kepada Bisnis Surabaya, Kamis (26/4) siang. Seperti diketahui, HMD Gobal merupakan pemegang lisensi eksklusif untuk telepon seluler dan tablet Nokia, yang sama-sama perusahaan yang berasal dari Finlandia,

Menurut dia, ponsel yang pernah merajai di Indonesia ini beberapa tahun belakangan menghilang di pasaran. Karena itu, awal 2018 ini produk ini akan merebut kembali konsumen yang pernah menggunakannya. Apalagi, lima tahun belakangan ini banyak terjadi pergeseran. Baik secara produk, tren maupun persepsi konsumen.

Untuk merebut pasar kembali, kata dia, pihaknya akan menerapkan strategi, distribusi dan marketing serta brand. Karena itu, kehadiran kembali Smartphone Nokia dengan versi murni dari android 8.1 Oreo tanpa bloatware serta tanpa aplikasi pra-instal. Terutama pada Nokia 5 dan 6. ‘’Saya yakin, produk ini dapat merebut kembali konsumen yang telah hilang. Utamanya di Jawa, Sumatera, Sulawesi serta provinsi lainnya di Indonesia,’’ kata Miranda Warokka, yang didampingi HMD Global Master Trainer, Irvan Hasibuan.

Hingga kini, smarphone dibawah harga Rp 2 juta menjadi rebutan perusahaan ponsel asal luar negeri. Seperti Nokia 2 dan Nokia 3, Moto, Luna dsb. Adapun segmen yang dibidik usianya lebih tua antara 25 – 44 tahun. Sementara itu, HMD Global Master Trainer, Irvan Hasibuan, menambahkan, produk smartphone asal Finlandia ini tidak memerlukan battery besar. (bw)