Ngawi, (bisnissurabaya.com) – Ir.Budi Sulistyono selaku Bupati Ngawi  menyampaikan penyempurnaan penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Ngawi tahun 2019 dalam pertemuan Musrenbangkab. Kegiatan ini berlangsung  di Pendopo Widya Graha Ngawi, Kamis (16/03/17).

Acara musyawarah membahas RKPD tahun 2018, dibuka langsung ole Ir.Budi Sulistyono dan  dihadiri oleh Wabub Ony Anwar, Ketua DPRD, Anggota Forpimda, Sekda, Perwakilan Provinsi Subhan Wahyudiono,SI,MM, Bakorwil Reinanto, Bupati Tetangga (Madiun, Sragen, Blora, Bojonegoro dan Magetan), Ketua Tim Penggerak PKK, Pimpinan Perguruan Tinggi, Camat. Juga tampak hadir tokoh agama, organisasi profesi dan Ormas.

Musrenbangkab Ngawi mengambil tema “ Pengembangan infrastruktur yang kuat, guna menunjang investasi dan perekonomian dengan menekankan pada industrialisasi serta penyerapan tenaga kerja”.

Dimulai pukul 9 pagi di Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, dengan diberikan pengantar acara dilanjutkan dengan penyampaian Laporan Penyelenggaraan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Kemudian  Pengarahan dari Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Provinsi (Bappeprov).

Ir.Budi Sulistyona menyampaikan, usulan program/kegiatan  tahun 2019 sesuai rancangan Renja seluruh OPD, dibahas Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kab.Ngawi dengan mempertimbangkan prioritas dan kemapuan keuangan daerah. Terhadap program prioritas dipertajam dalam forum OPD dan Kiss, yang perlu dilakukan sinkronisasi, koordinasi dan konsultasi dengan provinsi dan Kementrian/Lembaga.

Untuk priorirtas pembangunan Kabupaten Ngawi 2019, Ir.Budi Sulistyono yang akrabnya dengan panggilan “Kanang” mengatakan  ditekankan untuk penurunan tingkat kemiskinan dan tingkat pengangguran. Juga meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, mengingat tingkat kematian bayi dan ibu melahirkan serta meningkatkan taraf pendidikan masyarakat yang berdaya saing (khusus SMA).

Peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah yang masih rendah (5,21 persen)  harus didukung penurunan angka inflasi dan penurunan gini rasio. Peningkatan infastruktur, jadi tidak hanya membangun tetapi harus pandai memelihara. Peningkatan kualitas pelayanan publik dan reformasi birokrasi agar target mendapatkan nilai sakip A. Peningkatan SDM aparatur dan nilai-nilai agama dan budaya di masyarakat.

Kanang memastikan acara pertemuan Musrenbangkab setiap aktifitas yang bersama-sama dirancang  memberikan kontribusi maksimal terhadap percepatan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat Kab.Ngawi. Adapun bentuk pengembangan inovasi Ngawi canangkan program smart city. Yang berfungsi untuk efesiensi kinerja birokrasi. Bagian program smart city program e-planing dan e-budgeting.

Kanang juga fokuskan peningkatan prioritas unggulan Ngawi sebagai trigger peningkatan ekonomi dan kesejahteraan. Yang melalui peningkatan produktifitas hasil pertanian, dengan peningkatan kunjungan dan pengembangan destinasi wisata, serta peningkatan produktifitas dan network marketing UKM ditunjang pemeratan infrastruktur didukung semua stakeholder, tetap menjamin terlaksananya prioritas wajib layanan pendidikan da keseahatan.

Prioritas program perlu dipertahankan posisi Ngawi sebagai lumbung padi, inovasi dan prestasi yang diraih status BLUD dan rumah sakit, terus mengembangkan wilayah wisata kawasan wisata sejarah ( benteng pendem Van Den Bosch, musium Trinil dan monumen Soeryo).  Juga kawasan wisata dataran tinggi, lebih perhatikan untuk Pokdarwisnya sebagai pendukung. Tidak ketinggalan pemberdayaan tepat guna, penggunaan teknologi tepat guna sebagai instrumen efisiensi dan peningkatan kualitas produk, peningkatan akses dan jangkan pemasaran, peningkatan mutu produk serta akses permodalan. (adv/hms/eko)