Malang, (bisnissurabaya.com) – Mengantongi sertifikat berarti  resmi dan sah secara hukum telah mempunyai bukti kepemilikan tanah. Bukti ini  tidak mungkin bisa diakui/diganggu gugat oleh pihak lain.

Untuk kesekian kalinya, Bupati Malang Dr. H. Rendra Kresna menyerahkan sertifikat hak atas tanah Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Kali ini  kepada masyarakat Kecamatan Dau di Gedung Graha Mulia, Selasa (6/3) pagi.

Didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Drs. Suwadji,  dan Djupri Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Malang, Bupati menyerahkan secara simbolis kepada penerima. Total keseluruhan kurang lebih 3.240 sertifikat tanah di tiap desa Kecamatan Dau.

Bupati  menegaskan  program PTSL ini sebagai bukti kepedulian pemerintah yang menginginkan rakyatnya untuk mempunyai sertifikat yang sah. “Alhamdulillah di Desa Mulyoagung ini diserahkan secara bertahap, hari ini 500 bidang dulu dan yang 250 bidang akan diberikan diakhir Maret. Sertifikat ini merupakan barang berharga yang harus betul-betul dijaga, taruh ditempat yang tidak mudah dijangkau oleh anak-anak, karena kalau sampai rusak atau dicoret-coret itu sudah diragukan keabsahannya,” himbau Bupati.

Orang nomor 1 di Malang itu  berpesan bahwa sertifikat tersebut bisa bermanfaat jika digunakan untuk mengembangkan usaha melalui pinjaman bank. Dan bukan digunakan untuk kegiatan yang konsumtif, sehingga apa yang telah didapatkan dari hasil pinjaman itu bisa mengembangkan pendapatan keluarga.

“Ayo kita dukung bersama program ini agar kedepan bisa berkelanjutan, karena memang PTSL merupakan program besar dan sudah teralisasi membutuhkan dukungan semua aspek masyarakat. Untuk tahun ini akan diserahkan sebanyak 62 ribu sertifikat, yang tahun sebelumnya di Kabupaten Malang ada 25 ribu jadi tiap tahunnya terus meningkat dengan harapan pendapatan bertambah,” lanjut Bung Rendra panggilan akrab Bupati Malang ini.

Sementara itu, H. Sumardi  Kepala Desa Mulyoagung mengucapkan terima kasihnya kepada Bupati Malang yang berkenan hadir untuk menyerahkan sertifikat PTSL. Selain itu, ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kepala BPN Kab. Malang yang telah berupaya menyelesaikan sertifikat massal tersebut. “Perlu kami informasikan  disini dari 10 desa, hanya enam desa yang mendapatkan bantuan PTSL ini,  salah satunya Desa Mulyoagung, sedangkan di Desa Sumbersekar ada 500 sertifikat tetapi hari ini masih 184 sertifikat yang akan diserahkan,” ucap Sumardi.

Menurutnya, sertifikat ini merupakan barang berharga, oleh karena itu masyarakat mempunyai kewajiban dengan membayar PBB (Pajak Bumi Bangunan). “Saya mohon segera dibayar dan dilunasi PBB nya,  itu bentuk terima kasih kita kepada pemerintah karena mendapatkan bantuan PTSL ini,” harapnya. (er)