Tulungagung, (bisnissurabaya.com) – Untuk mencari bibit baru pemain serta meningkatkan harga ikan hias,  komunitas ikan cupang Tulungagung  menggelar kontes. Bagi pemenang, selain mendapatkan tropy dan uang pembinaan, otomatis  ikan yang menjadi jawara tersebut dibandrol dengan harga mahal.

Bertempat di Cafe Tama Kelurahan Kepatihan Tulungagung, puluhan penggemar ikan hias cupang berdatangan mengikuti kontes yang digelar komunitas ikan cupang Tulungagung. Berbagai jenis ikan hias cupang yang mereka bawa untuk diikutkan lomba. Mulai dari halfmoon atau bulan sepotong, crown tail atau serit, plakat atau petarung, dan dauble tail atau cagak.

Untuk kontes ikan hias cupang tingkat lokal Tulungagung ini, hanya melombakan kelas anakan atau baby, ukuran 4 cm kebawah dan kelas besar ukuran 4,5 cm ke atas. Sedangkan penilaian, hanya ditekankan pada bentuk tubuh. Namun, tetap  mengacu pada sistim penilaian standar nasional.

Bagi peserta yang menang mengikuti lomba ini, selain mendapatkan tropy dan uang pembinaan, otomatis ikan yang menjadi jawara tersebut dibandrol dengan harga mahal. Yakni, 10 kali lipat dari harga normal. Bahkan, ikan tersebut berhal mewakili kontes ke jenjang yang lebih tinggi.

Panitia Kontes Ikan Cupang Hias, Bahrul Ulum, mengatakan, di Tulungagung saat ini, selain menjadi sentra ternak ikan konsumsi, juga sentra ikan hias maskoki, ikan koi, dan ikan cupang. Sehingga dengan sering digelarnya kontes ikan cupang diharapkan tumbuh penggemar-pengger baru. (khoirul/stv)