(bisnissurabaya.com) – Surabaya tak lama lagi akan dipenuhi ‘pohon’ apartemen. Pembangunan mega proyek dimulai pada 12 Desember lalu dengan ditandai prosesi groundbreaking ceremony tower Aubrey. Apartemen premium Grand Shamaya berdiri diatas tanah seluas 1.6 hektar, di kawasan segitiga emas, Central Business District (CBD)  kota Surabaya, lokasinya dikelilingi  Jalan Basuki Rahmat – Embong Sawo – Embong Gayam, dan Jalan Panglima Sudirman, dekat dengan Tunjungan Plaza, Surabaya.

Apartemen Grand Shamaya merupakan private residential premium berkonsep Luxury Resort pertama di Surabaya. PP Properti terus berupaya untuk menghadirkan advance need dari para penghuni. Dimana hal tersebut akan kami hadirkan lewat fasilitas-fasilitas bertema Hidden Paradise,’’ kata Direktur Realty PT PP Property, Galih Saksono, kepada Bisnis Surabaya, disela groundbreaking ceremony Grand Shamaya, pekan lalu.

Diantaranya, Waterfall, Waterwall, Heater Swimming Pool, Sky Jogging Track,  Sky Family Pavilion Lounge, Indoor Family Pavilion, Barbeque Area Outdoor Gym,  Yoga Corner, Zen Garden, taman refleksi untuk para penghuni senior, dan Reading Corner, Infinity Pool, Kids Pool, Leisure Pool dan Reflection Pool, dengan konsep island dan fasilitas Sunken Lounge di sekitar Infinity Pool, serta Bird Corner untuk para pencinta burung. Grand Shamaya juga dilengkapi dengan teknologi Smart Home; automatic control security (panic botton), dan kontrol untuk lighting & air conditioner lengkap dengan jaringan Fiber Optic.

Tower  Aubrey yang berkapasitas  409 unit ini hanya terdiri dari 9 unit di setiap lantainya yaitu tipe 1 Bed Room Deluxe, tipe 1 Bed Room Deluxe, tipe 1 Bed Room Deluxe, tipe 1 Bed Room Executive, tipe 2 Bed Room Corner Suite, tipe 2 Bed Room Suite, tipe 2 Bed Room Corner Suite, tipe 3 Bed Room Corner Royal Suite  dengan fasilitas private lift, tipe 3 Bed Room Corner Royal Suite dengan fasilitas private lift.

Untuk mega proyek Grand Shamaya, kami turut menggandeng konsultan-konsultan kelas dunia seperti Aedas sebagai design arsitektur yang juga merupakan salah satu firma arsitek terbesar di dunia, yang telah membangun Burj Khalifa di Dubai dan Marina Bay Sand di Singapura. Selanjutnya, Alex Bayu dari Genius Loci sebagai design interior yang dikenal dengan berbagai karya-karya monumentalnya yang juga telah diakui dunia. Hingga Hitachi sebagai Water Feature Consultant yang telah menciptakan Dubai Mall Waterfall, Gardens by The Bay Waterfall, Changi Airport Waterfall dan Quartier Mall Bangkok.

Sejak soft launching pada 15 Mei 2017 lalu, progress lapangan Grand Shamaya terus berjalan sesuai dengan timeline. Sebagai wujud komitmen PP Properti kepada para customer dan investor, pada 12 Desember 2017 akan diseleggarakan prosesi Groundbreaking Ceremony tower Aubrey dengan tagline “Now, The Masterpiece is Ready to Build”.

Seperti diberitakan sebelumnya, PT PP Property mengincar pasar kelas atas dan investor dengan memasarkan apartemen premium melalui Grand Shamaya. Hanya saja, mega proyek yang rencananya dibangun lima tower dengan nilai investasi Rp 3 triliun ini akan diserahterimakan kepada pembeli pada 2022 dengan proyek pembangunan tower Aubrey dimulai 12 Desember lalu.

‘’Ini proyek prestius yang berada di tengah kota Surabaya di kawasan central bisnis distrik/CBD,’’ ujar Galih Saksono, kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu. Ia memprediksi nilai proyek Grand Shamaya untuk satu towernya senilai Rp 600 miliar. Bila dijumlah seluruhnya untuk lima tower sedikitnya menghabiskan dana Rp 3 triliun untuk membangun lima tower. (bw)