Banyuwangi, (bisnissurabaya.com) – Polresta Banyuwangi terus bergerak mengedukasi masyarakat agar taat protokol kesehatan (prokes). Salah satunya, mengimbau pengendara tidak membuang masker bekas sembarangan. Sebab, berpotensi menularkan Covid secara bebas.

“Kita menggunakan metode sederhana untuk tetap mengajak masyarakat taat prokes. Pengendara kita berikan tempat sampah. Harapannya, jangan sampai membuang masker bekas atau tisu sembarangan,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombespol Arman Asmara Syarifudin disela pembagian masker dan tempat sampah kepada ratusan pegendara di depan Mapolresta setempat, Selasa (8/6) siang.

Perwira ini menjelaskan, masker bekas dan tisu yang dibuang sembarangan bisa berpotensi menularkan virus. Sehingga, harus dibuang dengan benar. “Ini metode pencegahan sederhana. Jika pengendara bisa taat, penularan Covid bisa ditekan,” tegas Kapolresta.

Sebanyak 150 unit tempat sampah diberikan pengendara yang melintas. Baik pengendara kendaraan pribadi, bus dan truk. Selain tempat sampah, mereka juga diberikan sosialisasi pentingnya tetap menaati prokes. Mereka kembali diingatkan penerapan prokes dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita tetap mengingatkan ke masyarakat tentang pentingnya prokes, jangan lengah,” pintanya. Selain tempat sampah, pengendara diberikan masker. Total 250 masker hanya dalam hitungan menit. Kapolresta menambahkan kasus Covid di Banyuwangi naik dari 93 menjadi 101 kasus.

Karena itu, pihaknya mengajak pengendara tidak meninggalkan standar prokes selama di jalan. “Penggunaan masker wajib tetap dilakukan. Ini harus dilakukan bersama-sama,” pungkas Kapolresta. (wir)