Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Bangkit dari keterpurukan pandemi, seorang dosen sebuah perguruan tinggi di Surabaya, berinofasi memanfaatkan barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai tinggi. Dosen cantik ini mengolah karung goni bekas menjadi sebuah tas lukis karung goni artistik bernilai ekonomi tinggi.

Berawal pada November 2020, ketika pandemi Covid-19 masih melanda negeri ini dan memanfaatkan waktu luang di rumah di tengah pembatasan dampak pandemi tidak ada aktifitas tatap muka belajar mengajar di perguruan tinggi.

Febe Yuanita Ratna Indudewi (36) Dosen Universitas Ciputra – Surabaya, merubah karung goni bekas yang tidak mempunyai nilai ekonomis, menjadi tas lukis karung goni. Berbekal keahliannya dalam menuangkan cat minyak di atas kanvas pada waktu masa kuliah dulu, dosen Internasional Bisnis Manajemen ini mencorat – coret dan melukis sebuah tas karung goni yang dipesan dari pengrajin menjadi sebuah tas artistik bernilai tinggi.

Adapun pembeli bisa memesan sebuah lukisan yang ditorehkan pada tas karung goni ini, sesuai yang mereka inginkan dan dijamin limited edition. Harganya pun terjangkau masih terbilang ringan bagi kantong penikmat seni lukis. Dalam kurun waktu 7 bulan, dosen cantik ini sudah bisa membuat karya lukis yang ditorehkan diatas 60 tas karung goni.

Memanfaatkan media sosial untuk penjualan secara online, tas lukis karung goni ini dijual dengan harga antara Rp 150.000 – Rp 250.000. Dalam sebulan dosen yang masih lajang ini bisa meraup omset sekitar Rp 4 juta.

Sementara itu, Erlita Tantri, pembeli sekaligus penikmat lukisan tas karung goni ini, mengaku, puas dengan hasil karya lukisan pesanannya diatas karung goni. “Harganya masih terjangkau tidak memberatkan kantong dan tas karung goni ini bisa dibuat dalam acara formal ataupun non formal,” kata Erlita Tantri, seorang embeli tas lukis karung goni di Surabaya Minggu (6/6).

Kini, meski aktifitas belajar mengajar di kampus dimulai, Febe Yuanita, bertekat tetap eksis mengembangkan bakat melukisnya, yang dituangkan dalam media tas karung goni. Kedepan, Dosen cantik ini berharap hasil karya lukis tas goni juga bisa menarik pembeli dari luar negeri. (farid/stv)