Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Wakil rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim meminta perbaikan akses jalan menuju tempat wisata arum jeram probolinggo yang banyak mengalami kerusakan. Banyaknya akses jalan yang alami kerusakan membuat ketidaknyamanan wisatawan yang mendatangi kawasan ini.

Jalanan yang rusak, akses menuju wisata arum jeram ini ditemukan saat Komisi B DPRD Jatim yang melakukan monitoring diwisata alam sungai di Kabupaten Probolinggo, di Citra Alam Mulia Probolinggo (Pekalen Rafting), Sabtu (5/6).

Anggota Komisi B DPRD Jatim Rohani Siswanto, mengatakan, kondisi ini harus disikapi bersama antara pemerintah Propinsi Jatim, Kabupaten Probolinggo dan pengelola wisata yang ada di tempat ini. “Ini tidak bisa serta merta propinsi hadir untuk melakukan perbaikan. Sebab ini wewenang Kabupaten. Kalau sepenuhnya Kabupaten juga tidak bisa, mungkin keterbatasan anggaran. Kalau dibebankan ke pengeloa juga akan berdampak buruk bagi investasi. Sehinga harus duduk bersama membiacarakan hal ini,” ujar Rohani.

Dalam kegiatan yang diikuti seluruh anggota Komisi B diantaranya, Wakil Ketua Komisi B, Amar Saifudin (PAN), Dwi Hari Cahyono (PKS), Karimullah (Golkar), Ufik Zuroida (PKB) dan Agung Mulyono (Demokrat). Dengan duduk bersama membicarakan persoalan ini, kata Poltisi Partai Gerindra yang berangkat dari daerah pemilihan Pasuruan-Probolinggo ini, maka akan jelas pambagian dalam penyelesaian infrastruktur jalan untuk memberikan kenyamanan wiasatawan yang datang.

“Jelas nanti, mana yang menjadi kewenangan kita di Proppinsi, mana yang menjadi wewenang Kabupaten dan mana yang menjadi wewenang pengelola wisata yang ada disini,” jelasnya.
“Kalau ini dibiarkan kasihan juga Pemerintah Kabupaten Probolinggo, bisa dituding tidak ada komitmen untuk mendukung pariwisata diwilayahnya,” tambah pria asli Pasuruan ini.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi B, Mahdi, mengatakan keberadaan infrastruktur jalan akses menuju wisata alam arung jeram ini memang menjadi keluhan masyarakat sekitar dan pengelola wisata. Mereka kata politisi PPP khawatir bila akses jalan yang rusak ini tidak segera dilakukan perbaikan akan membuat wisatawan enggan untuk melakukan wisata ditempat ini.

“Ini menjadi PR yang harus segera dicarikan penyelesaian agat wisata alam arum jeram yang cukup banyak diminati wistawan sebelum pandemi akan hilang dan kurang diminati karena faktor infrastruktur jalan akses,” ujarnya. Untuk itu kata pria asli Probolinggo ini, akan secepatnya membicarakan dengan Pemkab Probolinggo guna melangambil langkah langkah taktis dalam mengatasi persoalan infrastruktur akses jalan tersebut.

“Kita berharap nanti ada tindakan kongkrit Pemkab Probolinggo dan kita akan mendukung dengan meminta Pemprop Jatim juga lakukam koordinasi dengan Pemkab probolinggo agar tempat wisata alami ini tidak ditinggal wisatawan karena kondisi akses jalan yang tidak nyaman menuju tempat wisata,” pungkasnya. (bw)